Thursday, March 26, 2015

230 Ditangkap Diduga Jihadis di Australia


230 suspected jihadis prevented from leaving Australia

CANBERRA, Australia (AP) - regu Terorisme telah menangkap 230 diduga jihadis dari bandara berangkat Australia yang akan ke Timur Tengah bulan ini, termasuk setidaknya tiga remaja laki-laki, kata para pejabat Rabu.

Menurut Unit kontraterorisme yang bertugas di delapan bandara Australia pada bulan Agustus, 86.000 wisatawan telah dicurigai dan 230 orang dilarang terbang karena dicurigai bahwa mereka menuju medan perang Irak dan Suriah untuk melawan dengan kelompok-kelompok teroris termasuk Negara Islam, Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan kepada parlemen .

The International Center yang berbasis di London untuk Studi Radikalisasi dan Politik Kekerasan melaporkan bahwa antara 100 dan 250 Australia telah bergabung militan Sunni di Irak dan Suriah. Pusat memperkirakan bahwa sekitar 100 pejuang berasal dari Amerika Serikat, yang memiliki lebih dari 13 kali lebih banyak orang daripada Australia.

Abbott mengatakan pemerintahnya lebih berinvestasi pada keamanan perbatasan dan dalam melawan ekstremisme.

"Ini benar-benar penting bahwa orang-orang Australia menyadari bahwa ISIS menjangkau orang-orang muda yang rentan dan mudah dipengaruhi," katanya. "ISIS menjangkau untuk mencuci otak orang secara efektif lewat online."

Koran The Daily Telegraph Sydney melaporkan minggu ini bahwa kelompok Negara Islam memposting di sebuah situs media sosial pada tanggal 14 Maret panduan langkah-demi-langkah untuk membantu calon jihadis meninggalkan Australia dan bertarung dengan kelompok teror.

Panduan tsb termasuk cara menggunakan Islamic State support network dan lolos dari pengecekan security, kata surat kabar itu.

Dukungan jaringan yang sama digunakan oleh mualaf Australia Jake Bilardi, 18, yang terbang dari kampung halamannya di Melbourne pada bulan Agustus tahun lalu untuk bergabung dengan pejuang Negara Islam tanpa memperingatkan badan-badan keamanan.

Bilardi dilaporkan tewas dalam ledakan bom bunuh diri di Irak bulan ini.

http://hosted.ap.org/dynamic/stories...03-24-23-13-06  (hosted.ap.org)



Link: http://adf.ly/1BqMCU

Blog Archive