Tuesday, March 24, 2015

Ahok: Mereka takut panggil saya kesana [Malu, punya Wakil Rakyat kyk gini]


Selasa, 24 Maret 2015

Ahok: Panitia angket enggak berani panggil saya

Reporter : Fikri Faqih
Ahok: Mereka takut panggil saya kesana


Ahok usai bertemu JK. ©2015
~¤~

Panitia angket DPRD DKI Jakarta
rencananya akan melaporkan hasil penyelidikan mereka ke anggota dewan, Selasa (31/3).
Ini dilakukan tanpa melakukan pemanggilan
kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Ahok menilai panitia angket tidak
memanggilnya karena takut. Bahkan, dia menyakini, keterangannya dianggap tidak
penting setelah mendengar pernyataan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI
Jakarta.
"Karena dia enggak berani panggil saya.
Dia maunya langsung vonis saja, lucukan.
Saya berseteru dengan mereka
yang menentukan salah benar, wasitnya dia (DPRD DKI).
Kira- kira dia mau nyalahin dia enggak?
Dia maunya langsung paripurna
nyatakan saya salah
ini kan lucu," ungkapnya di Balai Kota
DKI Jakarta, Selasa (24/3).


Mantan bupati Belitung Timur ini
mengungkapkan, seharusnya
dalam perselisihan antara eksekutif dan legislatif
tidak ditengahi oleh salah satu pihak.

Bahkan, dia menganggap lucu jika dewan ingin mendengar keterangannya di pengadilan.

"Makanya lucukan (dengar keterangan di pengadilan), kalau gitu
saya juga akan laporin mereka ke pengadilan dong. Saya angketin dia nggak punya hak.
Jadi saya lapor ke Bareskrim kalau begitu bahwa dia menipukan.
Kan lucu DPRD kaya gitu,"
tutupnya.

Sebelumnya, Panitia angket DPRD DKI Jakarta berencana untuk melakukan rapat paripurna dengan seluruh anggota dewan.

Tujuannya untuk memaparkan hasil penyelidikan mereka
terhadap pengiriman RAPBD DKI Jakarta 2015 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ketua panitia angket Muhammad Ongen Sangaji mengatakan,
sejauh ini penyelidikan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah selesai.

Kini pihaknya hanya tinggal meminta
pertimbangan tim ahli.
"Dugaan dan temuan-temuan sudah selesai, Rabu (25/3) kami panggil tim ahli.
Kamis (26/3) kami panggil tim ahli.
Jumat (27/3) juga sama tim ahli.
Mudah-mudahan Rabu (1/4) depan paripurna," ungkapnya
di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (23/3).
Politisi Hanura ini menambahkan,
tim ahli yang dipanggil akan menguasai tentang hukum tata negara,
pemerintahan dan etika seorang pejabat. Dan ini memerlukan kajian atas temuan penyelidikan.

"Jadi Senin (30/3) bisa bahas kesimpulan dan Selasa (31/3) Rapat Pimpinan," ujarnya.
Mengenai rencana pemanggilan Basuki atau akrab disapa Ahok, Ongen menegaskan hal itu tidak perlu dilakukan. Karena selanjutkan akan diserahkan kepada Rapat Paripurna.

"Diserahkan ke pimpinan. Nanti keputusan paripurna (soal hukum).
Nggak ada pemanggilan Ahok. Kan udah ada saksi cukup," tutupnya.

¤
==========000=========
~



sumur 7
  (m.merdeka.com)

Tim Ahli yang aneh

ini sebenarnya Hak Angket penyelidikan "Dana Siluman 12,1T",
atau Hak Angket soal etika pemimpin yah ??


.......lalu mengapa DPRD DKI takut meminta keterangan dari Ahok ??




Link: http://adf.ly/1BXbSd

Blog Archive