Monday, March 23, 2015

AQ: Selamat Datang di Sepak Bola Indonesia, MU-P!


JAKARTA-Usai menjalani pertandingan lawan Persela Lamongan yang berakhir dengan skor 2-2, Madura United Perssu (MU-P) langsung mendapatkan ucapan selamat dari Achsanul Qosasi. Pria yang saat ini menjadi salah satu calon Ketua Umum PSSI pada Kongres Luar Biasa PSSI 18 April mendatang mengucapkan selamat datang MU-P di dunia sepak bola Indonesia.

"Mengejutkan, MU-P sebagai tim baru promosi dari amatir ternyata mampu menahan imbang Persela Lamongan di kandangnya. Saya ucapkan selamat datang di sepak bola Indonesia sesungguhnya," tulis pria yang kerap disapa AQ melalui blackberry messengernya.

Seiring dengan hasil pertandingan lawan Persela tersebut, AQ mengaku sangat berharap sepak bola Madura betul-betul mampu menjadi kebanggaan dan menjadi hiburan bagi warga Madura.

Dok KM-Achsanul Qosasih (5)1"Sepak bola bisa menjadi penggerak roda ekonomi, sepak bola bisa menjadi sarana persahabatan dan juga bisa menjadi pemicu permusuhan. Semua klub sepak bola Madura harus sama-sama didukung agar betul-betul menjadi pemersatu Madura. Citra suporter Madura sebagai suporter paling santun harus tetap dijaga," imbuh AQ.

"Sebelumnya, meski sama-sama akan bermain di Divisi Utama, Persepam bisa menahan imbang Persegres GU dan menahan imbang Perseru Serui. Itu menunjukkan kualitas tim asal Madura meski di Divisi Utama memiliki kualitas yang baik," imbuh AQ.

Terlepas dari harapannya tentang sepakbola Madura dan harapan keutuhan supporter, AQ mengaku saat ini melihat PSSI tidak mampu mengayomi anggotanya dengan baik, utamanya anggota yang menjadi peserta Kompetisi ISL dan Divisi Utama.

"Akibatnya, sepakbola menjadi sangat tidak berdaya karena nasibnya ditentukan oleh BOPI," tandas AQ.

Lebih lanjut, AQ menambahkan, PT Liga Indonesia selaku regulator dan pelaksana Kompetisi sepakbola professional dan semiprofessional tidak harus mengorbankan semua kompetisi sepakbola karena ISL belum berputar.

"Seperti nasib Divisi Utama dan Piala Liga yang sudah lama mereka rencanakan, harusnya ada solusi dari PT Liga Indonesia tanpa harus menggantungkan pada berputarnya Kompetisi ISL. Jika memang Divisi Utama sudah siap, kenapa harus ditunda-tunda?," ulas AQ.

Pria asal Desa Daramista, Kecamatan Lenteng Sumenep tersebut menambahkan moment diputarnya Kompetisi Divisi Utama lebih awal daripada Kompetisi ISL bisa meningkatkan revenue Divisi Utama yang musim lalu dilaporkan tidak menguntungkan.

"Pehobi sepakbola sudah menunggu lama untuk melihat pertandingan resmi. Mereka ingin segera mendapatkan hiburan. Jika memang ISL belum bisa digelar dan Divisi Utama sudah siap, silahkan gelar kompetisi yang lebih siap," tegas AQ. (bri)

simak berita lainnya di www.korankabar.com 

Link: http://adf.ly/1BLsjY

Blog Archive