Wednesday, March 18, 2015

Ayam Hidup Tak Boleh Masuk Jakarta


akarta, HanTer - Camat Matraman, Hari Nugroho menuturkan bahwa ada wacana lain dari pihak pemerintah, yakni di tahun depan tidak akan ada lagi ayam masuk Jakarta dalam kondisi hidup. Karena menurut pemerintah, ayam hidup akan menimbulkan limbah yang sangat sulit untuk ditanggulangi.

Karena itu, rencana pemindahan tempat penampungan ayam yang berada di Kelurahan Pisangan Baru, akan tetap diupayakan, dan diharap terwujud pada tahun 2015 ini.

"Rencananya mau dibuat dalam kondisi sudah terpotong. Itu kan (ayam hidup) bisa memunculkan namanya limbah bulu, limbah kotoran. Makanya kalau bisa nanti (ayam) sudah dalam bentuk potongan, sudah di pack, sehingga bisa langsung dikonsumsi masyarakat. Tapi wacana itu masih bergulir, nanti akan dibicarakan lagi," kata Hari dikantornya, Selasa (17/3/2015).

Sebelumnya, Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana juga pernah menyatakan hal yang sama. Bahkan, pada Selasa (6/1/2015) lalu dia sudah meninjau tempat relokasi penampungan dan pemotongan ayam yang berada di Rawa Kepiting, Kawasan Industri Pulogadung.

Walikota ingin memastikan kesiapan lokasi tersebut yang direncanakan sebagai tempat relokasi para pengusaha penampungan dan pengusaha ayam yang ada di Kelurahan Utan Kayu Selatan dan Pisangan Baru.

Tempat penampungan dan pemotongan ayam di Kelurahan Utan Kayu Selatan dan Pisangan Baru sudah lama diwacanakan untuk dipindahkan. Pasalnya, keberadaannya sudah tidak layak lagi dan berada di tengah-tengah pemukiman warga.

Bambang mengatakan, peninjauan itu dilakukan karena program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut, bahwa pemotongan hewan di tengah kota akan direlokasi ke satu tempat di Jakarta Timur, begitu juga wilayah kota lainnya di Jakarta. Dirinya berharap, tahun 2015 para pengusaha ayam yang ada di pemukiman penduduk sudah mulai pindah ke Rawa Kepiting.

"Tinjauan yang saya lakukan ini untuk melihat sampai sejauh mana kesiapan lokasi penampungan dan pemotongan ayam yang akan ditempati oleh para pengusaha ayam yang memiliki usahanya di tengah kota. Rencananya disini akan ditempati oleh pengusaha ayam yang ada di Utan Kayu Selatan dan Pisangan Baru," kata Bambang.

Dia menambahkan, bahwa selain tempat penampungan dan pemotongan ayam yang ada di Rawa Kepiting, ada satu lagi lokasi di Rawa Terate tetapi masih dalam tahap pembangunan. Untuk sementara, para pengusaha ayam diarahkan untuk menempati lokasi di Rawa Kepiting.

"Proses relokasi sudah dimulai dan sudah mendaftar sebanyak 14 pengusaha, dan yang sudah masuk menempati lokasi ada dua pengusaha, mereka cepat pindah karena dunia yang mereka jalani adalah dunia usaha yang tak bisa berhenti lama karena akan rugi dan menyangkut hajat hidup karyawannya juga," ujar Bambang.

Bambang mengatakan, kendala yang ada di Rawa Kepiting ini adalah tempat pengolahan limbahnya. Saat ini sedang diupayakan oleh Dinas Peternakan dicarikan metode yang terbaik untuk pengolahan limbah.
(Risman)
'
http://harianterbit.com/m/welcome/re...-Masuk-Jakarta'

emang limbah ayam itu sedemikian parahnya

Link: http://adf.ly/1AMRME

Blog Archive