Saturday, March 21, 2015

Bercerai, Ayah Ajak Putrinya Tabrakkan Diri ke Kereta Api


Bercerai, Ayah Ajak Putrinya Tabrakkan Diri ke Kereta Api

SOLO, KOMPAS.com - Aparat Polresta Solo menyelidiki dua jenazah yang ditemukan di jalur kereta api di Purwosari, Solo. Diduga, keduanya adalah jenazah ayah dan anak perempuannya.

Dua jenazah dalam kondisi mengenaskan itu ditemukan oleh warga sekitar rel. Keduanya diduga tertabrak KA Gajayana yang melintas di kawasan itu pada pukul 21.15 WIB.

Dari hasil penyelidikan sementara diketahui, si ayah bernama Cahyo Saputro (36) dan anak perempuan itu bernama Maria Claudia (8). Sang ayah diduga mengajak putrinya itu mengakhiri hidup karena masalah keluarga.

Kapolsek Laweyan Solo Kompol DZulkifar mengatakan ayah dan putrinya itu merupakan warga Ngabeyan, Kartasura, Jawa Tengah. Dalam surat wasiat yang ditemukan di lokasi ada permintaan Oktavianus untuk dimakamkan dalam satu liang dengan sang putri.

"Kita masih mendalami kasus tersebut, tapi dari penyelidikan sementara, korban mengajak anaknya untuk bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api. Sejauh ini masalah perceraian jadi sebabnya," kata Dzulkifar, Sabtu (21/3/2015).

Selain surat wasiat, petugas juga mengamankan dompet berisi uang 7.000, kalung rosario, kertas bukti transfer. Saat ditemukan warga, Claudia mengenakan baju tidur berwarna putih dengan motif bunga. Kedua korban segera dibawa ke RSUD Muwardi untuk divisum.

Sementara itu, Dzulkifar menambahkan sudah mencoba menghubungi nomor yang tertera dalam surat wasiat korban. Isteri Cahyo, Lestari Basuki, mendapatkan hak asuh atas Claudia setelah proses cerai. Sedangkan suaminya, Cahyo, hanya bisa menemui puterinya saat hari libur. Diduga karena proses perceraian tersebut, Cahyo nekat bunuh diri bersama puterinya.

Sumur  (regional.kompas.com)

kok bisa nekat gtu sih..

Link: http://adf.ly/1At3Ep

Blog Archive