Friday, March 20, 2015

[Berita Orang Kalap] Ahok Pertanyakan Rekaman CCTV Rapat Istrinya Dihapus


Ahok Pertanyakan Rekaman CCTV Rapat Istrinya Dihapus

(Kiri ke kanan) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Ketua Tim Penggerak PKK DKI 2014-2017 yang juga istri Basuki, Veronica Tan, di Balaikota, Kamis (4/12/2014).



JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menduga rapat revitalisasi Kota Tua di Balai Kota yang diikuti oleh istri dan adiknya sudah dirancang. Momen kehadiran istri Ahok, Veronica Tan, dan adiknya, Hari Basuki, dimuat di sebuah media online dan kemudian tersebar.

Menurut Ahok, rekayasa itu dibuat karena oknum-oknum koruptor merasa semakin terancam dengan tindakan yang dilakukannya sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Ini jelas dirancang. Istri saya tidak pernah masuk untuk (rapat) ke sana. Istri saya pun digiring untuk ke sana. Orang kalap pengen bikin opini seolah saya tidak betul," kata Ahok dalam wawancara dengan Kompas TV pada awal pekan ini.

Untuk memastikan bagaimana proses istri dan adiknya hadir dalam rapat, Ahok meminta rekaman CCTV. Namun, kata dia, hasil rekaman itu sudah tidak ada.

"Begitu saya mau minta rekaman CCTV buat lihat proses istri saya masuk, dibilang sudah dihapus. Kan padahal ada CCTV semua, mulai dari masuk ruangan," ucap dia.


Ahok menekankan, hal tersebut sengaja dirancang oleh orang-orang yang tidak suka dengannya. Hanya saja, "permainan" yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut begitu mudah terbaca olehnya.

"Saya dilatih bapak saya dari kecil untuk hitam atau putih. Koboi saja. Saya tidak pernah munafik. Jangan santun-santun, tetapi malah menusuk dari belakang. Silakan saja coba kayak begitu. Itu (rekayasa) kecil kok. Saya kan punya intel yang punya informasi ada rapat di mana, siapa saja," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahok juga menyayangkan orang-orang yang mudah terpancing oleh hal kecil.

Dia mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi protokoler di Balai Kota. Artinya, semua orang bisa masuk sesukanya.

"Lihat ruang kerja saya, berapa banyak yang sudah duduk di kursi saya buat berfoto. Kalau mau dipermasalahkan, ya masalahin semua yang pernah duduk di sana. Orang istri saya kan juga memang sering mimpin rapat di sini. Dia itu kan Ketua PKK. Dia itu Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah). Memang itu cari-cari alasan saja," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.


http://megapolitan.kompas.com/read/2...trinya.Dihapus

kalap mode: on

diarahin buat duduk di kursi pimpinan, duduk bentar dsitu, diambil gambarnya, sebar..
wong kalap

kalap mode: off



JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama memaparkan kronologi rapat revitalisasi Kota Tua di Balai Kota yang melibatkan istrinya, Veronica Tan, dan adiknya, Hari Basuki. Pasalnya, Ahok mengklaim bahwa istrinya diarahkan agar rapat di ruang tersebut.

"Yang jelas dirancang. Istri saya tidak pernah rapat di sana," ungkap Ahok dalam sesi wawancara eksklusif dengan Kompas TV, Selasa (17/3/2015) lalu.

Ahok menduga, ada indikasi pengkhianatan dari anak buahnya. Pasalnya, sebelum rapat digelar, Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni diketahui mengundang adik Ahok, Hari Basuki, untuk ikut bergabung.

"Ibu Sylviana Murni yang telepon adik saya," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.

Lalu apakah Ibu Sylvi yang dimaksud Ahok telah berkhianat terhadapnya? Ahok pun memberi jawaban diplomatis. Menurut dia, ada segelintir anak buahnya yang tidak suka terhadap dirinya.

"Saya tidak bilang (Bu Sylvi) berkhianat. Hanya, tidak semua orang suka dengan saya," lanjutnya.

Ahok menduga, saat itu, istrinya digiring untuk rapat di ruangan tersebut. Hal itu bertujuan menciptakan opini publik agar seolah-olah Ahok melakukan kesalahan.

"Jadi, itu dirancang, kan lucu. Istri saya tidak pernah rapat di ruangan itu. Ruangan itu masuknya pun lewat ruangan saya. Terlebih lagi, istri saya datang telat sejam karena ada rapat di tempat lain, lalu diarahkan rapat di ruangan itu, terus difoto dan diekspos. Memang sudah direncanakan," paparnya.

Ahok menilai, peran Sylvi cukup vital dalam mengarahkan istri Ahok ke ruang rapat tersebut. Pasalnya, menurut Ahok, Sylvi sempat meminta izin kepada dirinya secara sopan. Namun, ketika foto rapat tersebut heboh di media, Ahok pun kaget. Meski demikian, Ahok sadar bahwa hal tersebut memang sudah direncanakan.

"Makanya saya marah. Tau gak kenapa? Kok santun-santun pengecut ya? Saya tuh dilatih sejak kecil oleh bapak saya, hitam atau putih, koboi aja. Saya gak pernah munafik. Ada yang ajak bertinju, gue ladenin. Kalau tusuk dari belakang, itu pengecut," sindir Ahok.

Sebelumnya, foto rapat revitalisasi Kota Tua yang dipimpin Veronica Tan dan Hari Basuki sempat menuai kehebohan di dunia maya. Banyak yang menduga, Ahok sengaja memasukkan istri dan adiknya untuk menggunakan fasilitas gubernur, termasuk ruang rapat.

http://megapolitan.kompas.com/read/2...atkan.Istrinya

Link: http://adf.ly/1AeIxZ

Blog Archive