Sunday, March 29, 2015

Berontak Saat Diperiksa Provos karena Positif Narkoba, Bripka SW Diborgol di Tiang Be


Berontak Saat Diperiksa Provos karena Positif Narkoba, Bripka SW Diborgol di Tiang Be

Jakarta - Sebuah video amatir beredar di situs berbagi video Youtube yang memperlihatkan seorang polisi diborgol di tiang bendera Polsek Gambir, Jakarta Pusat. Kapolsek Metro Gambir AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Bripka SW diborgol karena memberontak saat hendak diperiksa setelah dinyatakan positif menggunakan narkotika.

"Yang benar dia kita borgol dan kita sandarkan ke tiang bendera karena dia berusaha melawan saat akan ditenangkan oleh anggota. Setelah kita tes urine dan tes darah, dia dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba," kata Susatyo saat berbincang dengan detikcom, Minggu (29/3/2015).

AKBP Susatyo menyebut sudah lama memantau perilaku Bripka SW saat bertugas. SW diketahui sering absen kerja dan performanya tak maksimal. Karena itu, pada Selasa (24/3) lalu ia mengadakan tes urine pada seluruh anggota kepolisian. Saat itu, SW absen sehingga tak diperiksa.

Susatyo lalu meminta ia datang pada keesokan harinya namun SW kembali datang terlambat sehingga tak berhasil diperiksa. "Saat saya bilang akan tes darah, dia kembali sengaja terlambat sehingga tak diperiksa," lanjutnya.

Merasa curiga, Kamis (27/3) subuh, ia lalu meminta tim reserse untuk menjemput SW langsung ke rumahnya di kawasan Tanah Abang, Jakpus. Sempat memberi perlawanan, SW akhirnya berhasil digelandang ke kantor Polsek Metro Gambir dan langsung diperiksa urine dan darahnya.

"Dari hasil pemeriksaan urine dan darah, ia dinyatakan positif narkoba," ucapnya.

Perlawanan terjadi saat Bripka SW hendak diminta diminta keterangan oleh anggota Provos. "Dia berusaha untuk ditenangkan tapi dia dalam keadaan emosi dan melawan. Agar tak membahayakan anggota lain dan masyarakat yang sedang ada di kantor, ia dan kita bawa ke depan kantor. Tapi itu juga cuma beberapa saat. Nggak sampai 1 jam," ucapnya.

Susatyo mengatakan Bripka SW hanya 'dijemur' agar dapat kembali menenangkan emosinya. Setelah tenang, SW dibawa kembali ke kantor untuk diperiksa dan dimintai keterangannya. Saat ini pihak Polsek Metro Gambir sedang memproses berkas SW untuk segera direhabilitasi.

"Dia akan kita kita rehabilitasi," pungkasnya.

Dalam video berdurasi 1 menit itu terlihat seorang perwira duduk di tiang bendera Polsek Gambir tanpa pakaian. Tak ada polisi yang mendampingi Bripka SW saat itu. Ia hanya duduk tanpa melakukan gerakan apapun.

http://m.detik.com/news/read/2015/03...-tiang-bendera


Bripka SW Sudah 3 kali Tes Urine dan Hasilnya Selalu Positif
Mulya Nurbilkis - detikNews

Jakarta - Bripka SW diborgol dan dijemur di tiang bendera Polsek Metro Gambir karena memberontak usai dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Ternyata, ini adalah kali ketiga SW menjalani pemeriksaan urine dan darah. Hasilnya selalu positif.

"Dia sudah 2 kali kita periksa di 2014. Pertama di Februari 2014 dan kedua 3 minggu kemudian dan hasil keduanya dinyatakan positif narkoba," kata Kapolsek Metro Gambir AKBP Susatyo Purnomo Condro saat dihubungi detikcom, Minggu (29/3/2015).

Meski dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba, saat itu SW masih diberi peringatan. Namun, kata Susatyo, SW mendapat pengawasan khusus darinya. "(2014) Masih bisa dibina dan dalam pengawasan. Tapi mungkin kumat lagi Januari 2015 kemarin," sambungnya.

Dijelaskan Susatyo, beberapa bulan terakhir, dirinya melihat kondisi SW semakin tak normal. Dalam catatannya, SW kerap berulah sehingga akhirnya ia kembali melakukan tes urine Selasa (24/3) lalu. Namun, saat itu SW tahu dan menghindar sehingga tak diperiksa. Setelah 2 hari berturut-turut tak hadir, Susatyo akhirnya memerintahkan agar SW dijemput paksa dan dibawa ke kantor Polsek Gambir, Jakpus.

Setelah di tes urine, SW kembali dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Namun, saat hendak diperiksa lebih lanjut oleh anggota provos, SW memberontak. Karena itu ia langsung diborgol di tiang bendera di depan Polsek Gambir, Jakarta Pusat.

"Tes yang ketiga ini dia kembali positif mengkonsumsi narkoba sehingga langsung kita tindak," ucap Susatyo.

SW menjadi satu-satunya anggota kepolisian di Polsek Gambir yang dinyatakan positif menggunakan barang haram tersebut. Pemberontakan ini disebut Susatyo baru pertama kali terjadi, sehingga harus ada penindakan secara tegas.

"Kita akan persuasif tapi kalau melawan kita harus periksa. Polisi harus membersihkan diri dari narkoba. Kita menindak masyarakat sehingga kita juga harus bersih," terangnya.

Susatyo menambahkan, dirinya sudah mengambil langkah tegas untuk SW. "Sudah kita proses secara pidana. Sekarang sudah tahap pemberkasan. Dia akan kita rehabilitasi," imbuhnya.

http://m.detik.com/news/read/2015/03...selalu-positif



Miris gan, sampai 3 kali

Link: http://adf.ly/1CIHd2

Blog Archive