Sunday, March 22, 2015

[Gooood..!] Uang untuk UPS di APBD 2014 akan Dialihkan Ahok untuk Tangani Banjir


Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI telah menolak menggolkan Perda RAPBD 2015. Kondisi ini membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) harus kembali menggunakan pagu APBD 2014. Lantas akan dialihkan untuk apa anggaran Uninterrupted Power Supply (UPS) di tahun 2014 lalu?

Sebagaimana diketahui, dalam APBD 2014 lalu terdapat kerugian sekitar Rp 330 miliar untuk pembelian UPS bagi sejumlah sekolah. Ahok mengatakan akan mengalokasikan anggaran untuk UPS itu untuk menangani banjir.

"Kita bisa beli tanah termasuk kita selesaikan tanggul, tanggul untuk banjir yang A (dan) untuk laut," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2015).

Ahok juga sempat melempar canda perihal penyebutan UPS. Seraya menyindir salah seorang pimpinan DPRD DKI yang salah menyebut UPS, Ahok pun menyebutnya dengan USB.

"Bukan UPS, USB haha. Nggak ada UPS yang mahal, yang mahal tuh USB. UPS itu murah, yang mahal itu USB yang difungsikan jadi UPS. Bayangin USB berfungsi jadi UPS (untuk) satu gedung, makanya mahal," canda dia.

Diakatakannya, sepanjang 2014 lalu banyak sekali pokok-pokok pikiran (pokir) yang diajukan oleh dewan dalam APBD. Hal ini membuat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) DKI Jakarta begitu besar.

"Jadi banyak sekali titipan-titipan dari oknum DPRD di belakang dalam bentuk pokir yang sudah diakui oleh mantan ketua (mantan Ketua DPRD DKI periode lalu Ferial Sofyan) itu adalah kebiasaan dia, makanya kita Silpa kan. Kalau tahun ini ada nggak? Ya nggak ada dong," terang Ahok.

"Tanah dulu juga mesti anggota DPRD yang ngatur lokasinya, sekarang enggak (karena) gelondongan. Selama harganya sesuai NJOP atau harga pasar, kita bayar. Makanya sejarah pokir terbesar di DKI kenapa 2014 karena banyak kita temukan permainan titip menitip yang nggak perlu dan kita potong, makanya begitu 2015 kita paksa e-budgeting supaya keluar nih omongan mereka nih. Akhirnya, keluar kan memfitnah kami bahwa ini palsu. Padahal, bukan palsu (tapi) barangnya nggak jadi masuk," lanjutnya.


(aws/nwk)

==============================

Hanya yg berakal sehat yg bisa mendukung hal baik.

Link: http://adf.ly/1B97jJ

Blog Archive