Saturday, March 28, 2015

[HUNTING LENDIR] Komunitas Pencari Lendir Manusia


Komunitas Pencari Lendir Manusia, Ini Dia...

Rabu, 25 Maret 2015 01:04

TRIBUNJAMBI.COM, MEDAN - Ratusan orang kader komunitas ini berkeliling kota Medan melakukan gerakan ketuk pintu nasional untuk mencari dahak atau lendir manusia (penderita TB) di 50 titik Se-Kota Medan, Selasa (24/3/2015).

Komunitas Aisyiyah Sumatera Utara yang tergabung dalam Community TB Care Aisyiyah memperingati Hari Tuberkulosis Se-dunia dengan berkampanye ingin menyadarkan masyarakat tentang bahaya penyakit TB yang dapat menular dan mengakibatkan kematian.
Kepala Sub Recipient (SR) Community TB Care Aisyiyah, Hj Radesnir mengatakan berdasarkan data dari kementerian Kesehatan, Indonesia peringkat empat dunia dengan jumlah penderita terbanyak.

Koordinator Program Community TB Care Aisyiyah Sumut, Ridha Yuanita Sutomo, menambahkan, pada tahun 2015 ini, tema Hari TB Sedunia yakni, Ayo Lakukan Sesuatu Untuk Indonesia bebas TB' diselenggarakan serentak di 11 propinsi 47 kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

"Pada intinya peringatan TB Day 2015 ini mengajak keterlibatan masyarakat seluas-luasnya untuk lebih peduli terhadap penyakit TB dan mau bersama sama memeranginya agar angka penularan dan kesakitan TB dapat diputus, " katanya.

Dia menuturkan, berdasarkan data Community TB Care Aisyiyah Sumut pada tahun 2014-2015 sudah menemukan orang yang terduga TB (Suspect) sebanyak 5174, pasien positif TB paru dan ekstra paru sebanyak 955, sembuh 470 orang dan yang gagal/meninggal 8 orang. Selama ini program penanggulangan TB bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan khususnya Dinas Kesehatan KotaMedan.
Selain itu, kata Radesnir adapun titik titik yang menjadi kawasan gerakan ketuk pintu yakni, Kawasan perkumuhan Sicanang Belawan, Kampungnelayan, Kawasan pinggiran rel, Bantaran sungai, lembaga pemasyarakatan, pusat–pusat pasar tradisional, sekolah TK ABA, terminal, persimpangan jalan, dan lain lain.

"Dalam kampanye tersebut kita langsung interaksi ke masyarakat, menyebarkan brosur dan langsung menjaring pasien suspect TB," ujar Radesnir yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sumut ini.

Pencari Lendir  (jambi.tribunnews.com)


Jgnkan agan, ane juga sempet tertipu ama judulnya

Ane dukung kampanye sadar TB, sosialisasi yg bagus guna menyadarkan masyarakat tentang bahaya penyakit TB yang dapat menular dan mengakibatkan kematian.

Hidup Komunitas Pencari Lendir

Link: http://adf.ly/1C3Obs

Blog Archive