Saturday, March 28, 2015

Mengharukan, Gajah Ini Berjuang 11 Jam Selamatkan Anaknya


TEMPO.CO, New Delhi - Ibu tak akan membiarkan anaknya dalam kemalangan, apa pun yang terjadi. Begitu pula yang dilakukan seekor induk gajah pada bayinya.

Seperti diberitakan Mail Online, seekor induk gajah berjuang selama 11 jam tanpa lelah menyelamatkan anaknya yang terjebak dalam kubangan sempit, sebelum akhirnya warga desa datang dan membantunya.

Tak diceritakan bagaimana awalnya anak gajah bisa terjebak ke dalam kubangan lumpur di bekas sebuah bangunan mirip sumur kecil di Distrik Chatra, India, ini. Yang jelas, begitu anaknya terperosok, induk gajah ini tak sejenak pun meninggalkan anaknya dan terus berusaha menolongnya.

Pertama gajah ini menggunakan batang dan kemudian kakinya dalam upaya untuk mengangkat anaknya ke tempat yang aman. Sayangnya, upayanya yang penuh kepanikan justru membuat keadaan menjadi lebih buruk karena secara tak sengaja induk gajah justru mendorong lebih banyak lumpur ke dalam kubangan dan hampir menimbun anaknya.




Anak gajah itu diketahui terjebak di kubangan selama 11 jam, dari pukul 21.00 hingga 08.00 keesokan harinya.

Ia ratusan kali menjulurkan belalainya ke arah sang anak, tapi upayanya tetap tak membuahkan hasil. Di akhir upayanya, dia terlihat putus asa dan mengeluarkan suara mirip teriakan.

Warga desa yang berdatangan semula hanya melihat saja, takut sang gajah justru marah dan menyerang mereka. Namun dengan upaya terarah, dipandu seorang pria berpengeras suara, anak gajah itu berhasil diselamatkan.

Caranya, sang induk dihalau menjauh dari lokasi dan dijaga sekelompok pria agar upaya mengangkat anak gajah dari kubangan lumpur itu berjalan lancar. Namun upaya evakuasi dengan mengangkat anak gajah dibatalkan, diganti dengan membuatkan jalan bagi induk gajah agar lebih gampang menolong anaknya.

Jitendra Tiwari, yang merekam kejadian ini, mengatakan sang induk tak sejenak pun berhenti melakukan upaya menarik anaknya. Warga desa menolong dengan cara memotong pokok pisang dan menggunakannya untuk memagari sumur, sehingga induk gajah terhalau menjauh.

"Rencana ini membuahkan hasil dan kami menggunakan waktu yang tersisa untuk membuang tumpukan pasir di dekat sumur yang membuat induk gajah sulit untuk menyelamatkan anaknya," katanya.

Begitu tumpukan pasir dibuang dan induk gajah dibuatkan "jalan" oleh warga desa untuk bisa menjangkau anaknya, ia didekatkan kembali ke sumur itu. Sang induk kemudian melingkarkan belalainya ke tubuh sang anak dan menariknya keluar melalui jalan yang dibuat warga.

Duo gajah ini kemudian saling menempelkan tubuhnya, sebelum akhirnya jalan beriringan kembali masuk ke dalam hutan. Warga yang menyaksikannya bersorak mengiringinya, sampai keduanya hilang dari pandangan.


http://m.tempo.co/read/news/2015/03/...matkan-anaknya


Komen ts : dah gede jangan jadi taliban ya...atau ekstrimis agama apapun
0.jpg


Link: http://adf.ly/1C7x66

Blog Archive