Thursday, March 26, 2015

PEDAGANG GLODOK mengeluh penjualan lesu


JAKARTA, HALUAN — Pelaku usaha, khu­sus­nya ritel barang elek­tronik me­ngeluhkan lesunya penjualan pada kuar­tal I 2015. Pe­nye­babnya adalah melemahnya nilai tukar rupiah terha­dap dolar yang men­capai Rp13.000.

"Menurunnya penjualan barang elektronik juga disebab­kan karena nilai tukar rupiah yang terus berfluktuasi. Sehingga, konsumen cenderung menahan untuk membeli barang elektronik," ungkap Budi salah seorang penjual eloktronik di kawasan Glodok Jakarta Pusat, Senin (09/03) sore.

Budi berharap ketidakstabilan ini tidak terus berlarut-larut karena merugikan pedagang dan konsumen. Papar dia, saat ini banyak sekali pelaku bisnis yang harus mengoreksi targetnya. "Tahun ini sepertinya harus ada koreksi, mungkin di angka 7 hingga 8 persen. Kuartal I kita kontribusi tidak terlalu besar, sekitar 17 hingga 18 persen dari total penjualan 1 tahun full," ujar dia.

Ia juga menambahkan pemerintah diminta bisa membenahi infrastruktur demi ensiensi biaya distribusi barang-barang elektronik. Sebab, kata dia, biaya distribusi yang tinggi juga menjadi faktor penyebab kenaikan harga barang-barang elektronik selama ini.

"Kalau biaya ini bisa ditekan, harga bisa jadi lebih murah dan pasar bisa kembali bergairah," imbuh dia. (h/inl)

http://www.harianhaluan.com/index.ph...penjualan-lesu

JANGAN SUKA MENGELUH JANGAN NGAK BAIK UNTUK KESEHATAN JIWA

Link: http://adf.ly/1Bqef8

Blog Archive