Wednesday, March 18, 2015

Polri Awasi Daerah-Daerah yang menjadi Rekrutmen ISIS


Kepolisian Indonesia (Polri) telah mengetahui fakta terbaru keberadaan wilayah yang menjadi rekrutmen kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Sejumlah daerah itu menjadi kantong-kantong anggota ISIS karena memiliki kesamaan ideologi. Daerah yang diprediksi menjadi sasaran rekrutmen ISIS yakni Poso, Paciran (Lamongan) dan Ciamis (Jabar).

Karopenmas Mabes Polri Kombespol Rikwanto mengungkapkan, memang ada pemetaan wilayah yang menjadi kantong rekrutmen ISIS. Untuk Poso, diduga menjadi salah satu tempat rekrutmen karena beberapa bulan yang lalu terdapat empat warga Turki yang menggunakan paspor palsu, mereka sekarang sedang diproses hukum dan latar sejarah juga menguatkan dugaan tersebut.

Di Paciran dan Ciamis merupakan asal dari sejumlah WNI yang ingin bergabung dengan ISIS. Namun, daerah itu tidak bisa dijustifikasi memang merupakan kantong rekrutmen ISIS. Masih berupa dugaan, yang jelas ini semua harus diantisipasi. Pastinya memang ada utusan dari ISIS untuk merekrut anggota dari kantong-kantong yang sama ideology di seluruh penjuru dunia. Untuk di Indonesia, memang tiga daerah itu yang masih dideteksi.

Adanya kesamaan ideologi antara ISIS dengan 16 WNI yang tertangkap dan 16 WNI yang menghilang di Turki. Hal tersebutlah yang mendorong mereka untuk bergabung dengan ISIS. Persoalan ideologi ini merupakan masalah rumit, namun bukan berarti tidak bisa diselesaikan hanya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Upaya mencegah WNI bergabung dengan ISIS ini tidak hanya masalah Polisi, tokoh agama maupun tokoh masyarakat, namun perlu juga bantuan dari masyarakat Indonesia. Masyarakat bisa membantu dengan mengawasi dilingkungannya dan waspada akan adanya warga yang ingin bergabung ISIS. Bila melihat akan adanya indikasi warga yang ingin pergi ke Turki maupun Suriah dan menjual semua hartanya harap segera untuk melaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjutkan.

Peran masyarakat dalam mencegah warga untuk bergabung dengan ISIS, sangatlah penting. Partisipasi masyarakat yang bersinergi dengan pihak kepolisian akan memudahkan pemerintah dalam mencegah dan mengantisipasi rekrutmen anggota ISIS serta kantong-kantong ISIS di Indonesia bisa diberantas.


SUMUR: KORAN INDOPOS dan pendapat ane gan

Link: http://adf.ly/1ALlg6

Blog Archive