Sunday, March 15, 2015

Rupiah jeblog, Jokowi: "aku rapopo, BI rapopo". Kok sampeyan panik?


Rupiah Semakin Merosot, Jokowi Masih Tenang
12 March 2015

LINTAS7.COM – JAKARTA – Presiden RI Jokowi
menilai, bukan saja Indonesia yang mengalami
kemerosotan nilai tukar mata uang. Melainkan
negara-negara lainpun juga ikut merasakan.

"Semuanya juga mengalami ini (pelemahan mata
uang terhadap dollar AS)," kata Jokowi, Kamis
(12/03/15).

Oleh sebabnya, mantan gubernur DKI Jakarta ini
tidak ingin panik dalam menghadapi hal tersebut

"Gubernur BI aja tenang, saya juga tenang-tenang," ujarnya.

Namun, lanjut dia, meski tenang menghadapinya. Dia menegaskan, akan mencari langkah yang tepat untuk membuat harga nilai tukar rupiah terhadap dollar AS kembali stabil.

"Nanti akan disampaikan langkah meredam pelemahan rupiah," tegasnya.

Sebelumnya, Analis Sinarmas Sekuritas, Jef Tan
menilai, Melemahnya rupiah saat ini dipresiksi
akan membuat laju Indeks IHSG kembali jatuh
dengan kisaran support 5.388 dan resistance
5.435.

"Pergerakan IHSG hari ini akan melemah,"
ungkap Jef Tan di Jakarta, Kamis (12/03/15).
Menurutnya, jatuhnya IHSG disebabkan lantaran
nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat
sudah memasuki pada kisaran Rp 13. 0164
perdolar AS.

"Melemahnya rupiah dan ekspektasi pasar
terhadap rencana kenaikan suku bunga acuan
The Fed pada pertengahan tahun, turut
memberikan sentimen kepada Indeks,"
tandasnya.
http://lintas7.com/rupiah-semakin-merosot-jokowi-masih-tenang/


Rupiah Lemah, Jokowi: BI Tenang, Saya Tenang
12 Maret 2015 14:27 wib

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo
tetap bersikap tenang mengetahui kondisi rupiah yang
semakin melemah. Ketenangan pria yang kerap disapa
Jokowi ini karena bank sentral, Bank Indonesia (BI),
juga bersikap tenang.

Hal tersebut ditunjukkannya saat ditemui dalam acara
Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) 2015,
Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM)-Mandiri
Young Technopreneur (MYT)-Wirausaha Sosial Mandiri
(WSM), di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta,
Kamis (12/3/2015).

"BI saja tenang dengan pelemahan rupiah itu, saya jugab
tenang. Malaysia, Thailand, Rusia dan beberapa negara
bahkan lebih tajam pelemahannya dibandingkan kita,"
jelas Jokowi singkat.

Saat ditanyakan apakah pemerintah akan
mengintervensi rupiah yang bergejolak, Jokowi pun
menyerahkan sepenuhnya kepada otoritas bank sentral
tersebut.

"Untuk masalah intervensi rupiah, coba tanyakan ke
Gubernur BI (Agus Martowardojo), jangan ke kita
(Jokowi) ditanyakan intervensi itu," tutur dia.

Namun demikian, Jokowi tetap optimistis dengan
pertumbuhan ekonomi Indonesia kendati nilai tukar
rupiah terhadap dolar yang terus melemah tersebut.
Karena, pertumbuhan ekonomi tidak hanya sekadar
dilihat dari pelemahan rupiah saja

"Jadi dengan pengalihan subsidi BBM, memberi ruang
fiskal yang baik ke APBN. Kedua, bangun infrastruktur
yang besar dalam sejarah Rp290 triliun. Itu juga dibaca,
pasar ekonomi akan didukung dari sektor
infrastruktur," beber dia.

Dia pun juga menegaskan, faktor pertumbuhan
ekonomi juga didukung oleh kondisi pasar modal
Indonesia yang masih terbilang bagus. Menurutnya,
saat ini kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
dan pasar obligasi masih baik.
http://m.metrotvnews.com/read/2015/03/12/370275/rupiah-lemah-jokowi-bi-tenang-saya-tenang

----------------

Rupiah jeblog, Jokowi: aku rapopo, BI rapopo. Kok sampeyan panik?

asem tenan!

Link: http://adf.ly/1AAUC1

Blog Archive