Monday, March 23, 2015

[RUPIAH LEMAH KOK MEWEK?] Depresiasi Rupiah Jadikan Indonesia Menarik untuk Investor


Depresiasi Rupiah Jadikan Indonesia Menarik untuk Investor



JAKARTA, KOMPAS.com - Sesaat sebelum bertolak ke Jepang dan Tiongkok, Minggu (22/3/2015), Presiden Joko Widodo mengungkapkan sejumlah kondisi ekonomi terakhir di tanah air. Jokowi menilai, kondisi ekonomi saat ini dengan rupiah yang mengalami tekanan justru bisa menjadi peluang investasi.

"Lemahanya rupiah adalah sinyal bahwa kita harus melakukan perbaikan, modernisasi pada ekonomi kita. Namun, depresiasi rupiah juga bisa melindungi daya saing kita secara regional dan internasional," kata Jokowi dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Menurut Jokowi, depresiasi terhadap rupiah menjadikan Indonesia sebagai tempat investasi yang menjanjikan dan membuat Indonesia bisa menjadi basis produksi. "Depresiasi rupiah menjadikan investasi di Indonesia menjadi sangat menarik, juga menjadikannya sangat kompetitif sebagai basis produksi," kata Jokowi.

Indonesia yang semakin berpotensi menjadi basis produksi disebut Jokowi juga sejalan dengan keinginannya untuk menjadikan Indonesia tidak lagi sebagai negara konsumtif tetapi produktif. Dia mengungkapkan perekonomian Indonesia saat ini terlalu mengutamakan ekspor bahan mentah. Ke depan, sebut Jokowi, Indonesia harus mengandalkan ekonomi yang berbasis produksi dan investasi.

Dua negara tujuan yang akan didatangi Jokowi yakni Jepang dan Tiongkok adalah dua negara dengan ekonomi terbesar di Asia. Jepang, lanjut Jokowi, bahkan menjadi investor kedua terbesar di Indonesia.

Jokowi bersama Ibu Negara Iriana akan melakukan kunjungan kerja di dua negara tersebut pada 22-28 Maret 2015. Di Jepang, Jokowi akan bertemu dengan Kaisar Akihito. Jokowi juga dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan pebisnis.

Sementara di Tiongkok, Jokowi akan menghadiri World Economic Forum tingkat Asia. Jokowi juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Sejumlah pejabat yang turut mendampingi Jokowi adalah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...untuk.Investor



menurut ane dengan pelemahan rupiah justru ini kesempatan baik untuk modernisasi ekonomi kita dimana depresiasi rupiah menjadikan investor lebih tertarik untuk investasi disini

Link: http://adf.ly/1BBY95

Blog Archive