Sunday, March 29, 2015

Rupiah Terpuruk, Rakyat Nelangsa bercampur Frustasi pada Jokowi-JK


KONFRONTASI- Rakyat merasa tertipu oleh Jokowi-JK karena begitu jadi presiden/wapres, ternyata rupiah langsung melemah dan terpuruk sampai hari ini. Harga BBM naik, harga sembako naik, dan rakyat yang memilih Jokowi-JK hanya bisa gigit jari dan frustasi. ''Jokowi-JK gagal memperkuat rupiah dan gagal membangun keadilan sosial, harga sembako naik dan kian melejit. Rakyat sebenarnya marah, fustasi, apatis dan tak karuan perasaannya atas kondisi ekonomi kini,'' kata Ir Syafril Sofyan kemarin. Dan pengamat yang juga mantan aktivis gerakan mahasiswa 1977/78 itu menilai Jokowi-JK sudah mlempem, kehilangan daya tarik dan wibawanya karena rupiah terus terpuruk, KPK ambruk dan ekonomi mandeg...

Kekuatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hanya bertahan sehari saja saat berlangsungnya pelantikan Joko Widodo (Jokowi) =Jusuf Kalla sebagaa presiden/Wapres oleh MPR, pada hari Senin (20/10).

Namun hari berikutnya, rupiah terus melemah, dan Sabtu sore (25/10) rupiah ditutup pada angka Rp12.000,- per dolar AS. Jadi sudah enam hari dolar menguat atas rupiah.

Ada yang menuding melemahnya rupiah atas dolar AS karena "leadership" (kepemimpinan) Jokowi dalam sepekan ini. Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier yang dihubungi, Sabtu (25/10) menyatakan, melemahnya rupiah atas dolar AS karena faktor "leadership" Jokowi.

"Jokowi dalam lima hari ini penuh kebimbangan sehingga pasar menjadi ragu. Sebagai presiden harusnya mantap, tidak boleh bimbang, apalagi Jokowi sering mengatakan kerja, kerja, kerja dan kerja," tutur Fuad.

Ia menilai bagaimana bisa bekerja kalau tetap dalam kebimbangan dalam menjalankan tugasnya. Ia mencontohkan tentang adanya pengumuman kabinet di Tanjung Priol, Jakarta Utara dan akhirnya batal. "Pasar melihat kejadian itu sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan," tutur Fuad.

Kemudian, lanjut Fuad, Jokowi telah menghilangkan hak prerogatifnya sebagai presiden, karena menyusun kabinet harus melibatkan instansi lain. Ditambah lagi, Jokowi kesulitan dalam mencari calon menterinya.

"Jadi kejadian sepekan ini yang membuat rupiah melemah terus atas dolar AS. Saya khawatir justru kondisi ini sulit untuk diperbaiki sehingga berdampak rupiah akan melemah terus terhadap dolar AS," tutur Fuad. (Johara/d)

Link: http://adf.ly/1CHxxI

Blog Archive