Monday, April 13, 2015

20 Bos Wartawan Kumpul di Yogyakarta, Wah Jokowi Digoyang? Irman Gusman Bicara.


Agan dan aganwati, wah para pemimpin redaksi kumpul di Yogyakarta, bahas persoalan bangsa, bahas juga pemerintahan Jokowi. Ada apa nih gan? Banyak kritik ke pemerintahan Jokowi....para pemilihnya dahulu harus gimana ya???

Jumat sore (10/4), ada yang beda di Keraton Yogyakarta. Sekitar 20 Pemimpin Redaksi media massa nasional beranjang sana ke sana bersama DPD RI. Hasilnya, dialog konstruktif membahas segala permasalahan bangsa.

Di deretan depan, ada Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dan Ketua DPD RI Irman Gusman. Ada juga Pemred SCTV/Indosiar Nurjaman Mochtar, Pemred Detikcom Arifin Asydhad, Pemred Media Indonesia Usman Kansong, Pemred Gatra Heddy Lugito, dan Pemred Koran Tempo Daru Priyambodo.

Di deretan lain, ada Wapemred indopos.co.id Agus Purwanto, Pemred Bisnis Indonesia Arief Budisusilo, Pemred Neraca Firdaus Baderi, Pemred Republika Nasihin Masha dan Pemred Swa Kemal Effendi Gani. Semua berkolaborasi menyumbangkan ide dan gagasan untuk Indonesia.

Pemred Koran Tempo, Daru‎ Priyambodo menilai bahwa sebaiknya DPD lebih terbuka dalam membuka setiap proses diputuskannya undang-undang. Misalnya RUU Kelautan, Daru melihat DPD RI sebagai inisiator sebaiknya menginformasikan dengan lengkap kendala apa dan berbagai aspek di dalamnya.

"Apalagi RUU Kelautan Fundamental rencana pembangunan maritim di Indonesia," kata Daru.

Berbagai aspirasi lain juga disampaikan. Salah satunya dari Pemred Detikcom, Arifin Asydhad. Asydad menilai, DPD RI bisa menjadi menyelesaikan ketimpangan pembangunan di daerah. Persoalan-persoalan di daerah seharusnya diangkat.

Infrastruktur teknologi informasi juga menjadi isu penting yang selama ini kurang disentuh oleh DPR RI. "Padahal di internet itu terdapat transparansi, dan korupsi dapat terminimalisasi," kata Asydhad.

Terpisah, Ketua DPD Irman Gusman mengatakan bahwa DPD memiliki peran strategis sebagai jangkar dari ketidakstabilan politik dan ekonomi belakangan ini.

"Caranya, DPD akan semakin aktif turun ke bawah, menggali dan menampung serta menyuarakan aspirasi masyarakat di daerah-daerah dan pelosok Indonesia," ulas Irman.

Dia menambahkan, DPD RI juga akan mengkonstruksi jalur aspirasi publik atau menyalurkan pipa-pipa aspirasi jalan ketiga. "Kami mengistilahkan, jalan pertama pemerintah Jokowi-JK, jalan kedua adalah partai-partai politik dengan massanya, dan jalan ketiganya adalah pipa aspirasi rakyat dan daerah lewat DPD," tutur Irman.

Para menteri harus diganti

Sebelumnya Irman Gusman berpendapat, memasuki enam bulan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, kinerjanya tidak memuaskan. Sektor ekonomi, politik dan hukum masih jauh dari harapan yang dicita-citakan masyarakat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI Irman Gusman, meminta Presiden Joko Widodo memperhatikan wacana dilakukannya reshuffle kabinet untuk memperbaiki kinerja pemerintahannya.

Dia mencontohkan, soa ekonomi saja, kurang dari enam bulan ini kenaikan harga kebutuhan pokok tidak terkendali. Situasi tidak kondusif sehingga justru menjauhkan dari pemilik modal.

"Artinya ini peringatan bagi pemerintah agar bisa melakukan perubahan, sehingga enam bulan ke depan tepatnya satu tahun pemerintahan Jokowi-JK bisa lebih baik. Jadi harus diganti instrumen yang tidak jalan," ujar Irman di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (8/4).

Ditanyakan siapa menteri yang layak diganti, menurut Irman, presiden lebih tahui kialitas menterinya. "Saya tidak bisa menyimpulkan itu kerja tim, tapi ini semua tidak lepas dari kondisi politik hukum dan keamanan kita yang terus digonjang ganjing," jelasnya.

Sebelumnya, Kelompok Diskusi Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKopi) mengeluarkan rilis, bahwa 96,5 persen dari seluruh responden menginginkan perombakan kabinet kerja Jokowi-JK. ‎hanya 3,5 persen atau 13 suara dari total 368 jajak pendapat yang tidak menginginkan presiden merombak kabinetnya. (rmn).


Sumurnya nih gan
See more at: http://www.indopos.co.id/2015/04/ket....wlDSAoCc.dpuf
See more at: http://www.indopos.co.id/2015/04/dia....9IWZ6Pwd.dpuf

Link: http://adf.ly/1EelPt

Blog Archive