Tuesday, April 14, 2015

2016, Pemerintah Teruskan Pembangunan dari Pinggiran


2016, Pemerintah Teruskan Pembangunan dari Pinggiran

JAKARTA, Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Kabinet Kerja membahas Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2016. Presiden Jokowi menginginkan program yang dirancang, betul-betul menunjukkan perubahan sesuai dengan nawacita. Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto kepada wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna, Senin (13/4).

"Kalau penyusunan terutama APBN-P 2015, itu kan masih transisi. Program pemerintahnya apa, dengan apa yang diinginkan Presiden. Tahun 2016, ini adalah arahan Presiden untuk memberikan kesempatan Pemerintahan Jokowi-JK untuk betul-betul menunjukkan yang pro rakyat," kata Andi Widjajanto.

Untuk RKP Tahun 2016, sambung Andi Widjajanto, pemerintah akan terus melakukan pembangunan dari pinggiran. Dan menjadikan maritim sebagai prioritas pemerintahan Presiden Jokowi, selain infrastruktur, energi, pangan, pariwisata. Andi Widjajanto, yang dikonfirmasi terkait apakah ada pembahasan mengenai penilaian kinerja Menteri Kabinet Kerja, membantah.

"Presiden (hanya –red) mendengarkan pemaparan Bappenas, Menteri Keuangan lalu Presiden dan Wakil Presiden membahas," katanya. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Andrinof Chaniago dalam Sidang Kabinet Paripurna telah dijabarkan prioritas kerja Tahun 2016. Termasuk membuat rancangan sementera alokasi anggaran bersama Menteri Keuangan.

"Setelah itu, menedengarkan masukan dari Bapak Presiden dan Pak Wapres. Pesan-pesan dan arahan dari beliau, apa yang tidak boleh lupa, apa yang perlu ditambahkan. Kongkretnya, program prioritas itu sekaligus mencerminkan pro rakyat dan pro perubahan. Itu ciri dari program itu," jelas Andrinof Chaniago.

Dalam RKP, sambung Andrinof, pemerintah memiliki prioritas mengikuti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Yaitu, kedaulatan pangan, maritim dan kelautan, energi, industri dan pariwisata serta kewilayahan.

"Tadi digarisbawahi lagi oleh Pak Presiden, bagaimana mempercepat pembangunan di daerah perbatasan. Daerah pinggiran dan daerah pedesaan juga," kata Andrinof Chaniago.

Sidang Kabinet Paripurna yang berakhir pukul 21;30 Wib dilakukan tanpa kehadiran Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoli dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

http://sinarharapan.co/news/read/150...dari-pinggiran

Semoga terelisasikan Program untuk tahun 2016


Link: http://adf.ly/1ErIwB

Blog Archive