Tuesday, April 7, 2015

ADU BACOD Aziz dan Basarah Saat Yosan Dicecar Konflik Golkar


'Debat Kusir' Aziz dan Basarah Saat Yasonna Dicecar Konflik Golkar

Jakarta - ‎Rapat komisi III dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang berlanjut malam ini berlangsung memanas. Seperti bisa diduga, rapat mengerucut pada kasus Golkar di mana Yasonna dianggap sewenang-wenang dalam mengeluarkan SK kepengurusan DPP Golkar.

Rapat itu memanas salahsatunya karena diwarnai adu mulut antara pimpinan komisi III‎ asal Golkar Aziz Syamsuddin, dengan anggota komisi asal PDIP Ahmad Basarah. Pangkalnya, Basarah menginterupsi agar rapat tidak fokus pada masalah Golkar.

"Saya mengusulkan kalau pertanyaan‎ yang tidak berkaitan dengan Partai Golkar dijawab dulu," kata Ahmad Basarah dalam interupsi rapat komisi III di gedung DPR, Jakarta, Senin (6/4/2015) malam.

Interupsi itu lantaran banyak pertanyaan lain misal soal kondisi Lapas, masalah ‎pemberian remisi hingga masalah di autogate Bandara Soetta. Aziz lalu menanggapi bahwa masalah‎ Golkar sudah mencuat sejak awal rapat, sehingga penting untuk dijawab dulu.

"Saudara Basarah baru masuk, ini pembahasan dari sore," ujar Aziz yang ikut memimpin rapat.

"Saya hadir sejak masuk," jawab Basarah kepada Aziz.

"‎Tapi saudara keluar masuk. Bahwa pertanyaan ini di awal yang secara urut (masalah) Partai Golkar ini harus dijawab," timpal Aziz lagi menatap Basarah. "Saya hanya mengusulkan," kata Basarah lagi.

"Kalau tak berkenan silakan saudara keluar,‎" potong Aziz bernada tinggi.

‎"Saya hanya usulkan, saya punya hak untuk mengusulkan agar efisien karena kita hormati teman-teman di fraksi lain supaya pertanyaan yang terjawab hanya itu saja," timpal Basarah lagi.

‎Pimpinan rapat komisi III Benny K Harman lalu menengahi adu mulut Aziz dan Basarah tersebut. Benny menyebut usulan Basarah itu bisa diterima namun perlu persetujuan forum Komisi III.

"Ini usulan yang sangat simpatik juga, supaya tidak ganggu masalah-masalah lain yang tadi disampaikan dan supaya nanti fokus pembahasan," ucap Benny menengahi.

"Justru pertanyaan terakhir ‎bisa diselesaikan kalau ini selesai," Bambang Soesatyo memotong.

"Dengar dulu, saya belum selesai sudah dipotong. Saya jelaskan usulan tadi. Apakah usulan ini diterima atau tidak," timpal Benny. "Tunggu dulu dong, saya manusia juga bisa emosi," imbuh Benny saat ada yang ingin menginterupsi lagi.

Politisi Demokrat itu lalu menanyakan pada masing-masing fraksi apakah jawaban Yasonna soal Golkar didahulukan atau dijawab di akhir sebagaimana usul Ahmad Basarah.

"Saya lebih setuju semua pertanyaan dijawab Menkum dulu, nanti kalau ada waktu bisa kita koreksi lagi biar tidak jadi debat kusir," interupsi Junimar Girsang asal PDIP.

Setelah divoting, akhirnya mayoritas meminta Yasonna menjawab masalah Golkar lebih dulu.‎ Sementara fokus pertanyaan yang dicecarkan adalah soal alasan Yasonna menerbitkan SK bagi Agung Laksono berdasarkan keputusan Mahkamah Partai Golkar.

bacod   (news.detik.com)
disini ada yg mau adu bacod juga silahkan dibawah

Link: http://adf.ly/1DiAwz

Blog Archive