Saturday, April 25, 2015

Akhirnya Indonesia akan membangun PLTN non-komersil [GO PLTN!]





minta rate nya ya gan



JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Tenaga Nuklir Indonesia (BATAN) mengumumkan, konsorsium Rusia-Indonesia menjadi pemenang lelang untuk tahap pre-desain dalam proyek pembangunan reaktor daya nuklir multifungsi di kawasan Serpong, Banten.

Konsorsium tersebut terdiri dari beberapa perusahaan Indonesia, yaitu PT Rekayasa Engineering dan PT Kogas Driyap Konsultan, serta perusahaan Rusia, NUKEM Technologies GmbH, yang merupakan anak perusahaan Rosatom, BUMN nuklir Rusia.

Berdasarkan siaran pers Rasatom yang diterima Kompas.com di Jakarta, Selasa (22/4/2015), konsorsium Rusia-Indonesia tersebut akan mengerjakan pembangunan reaktor gas-cooled multifungsi bersuhu tinggi dengan kapasitas 10 megawatt.

Nantinya, konsorsium ini akan bertanggung jawab pada ruang lingkup pengerjaan yang telah ditentukan, termasuk persiapan studi kelayakan untuk desain konseptual dan paket desain dasar selama 8 bulan.

Terkait kontrak, Rosatom menyatakan, penandatanganan kontrak pengerjaan akan dilakukan pada akhir April ini. Sementara itu, interaksi bea cukai, persiapan dokumen tender, dan koordinasi partisipasi Rosatom dalam proyek tersebut akan dikerjakan oleh Private Institution RAIN, perusahaan pengelola Rosatom Asia yang berkedudukan di Singapura.

"Kami siap untuk mengembangkan desain yang efisien dan aman, yang akan menjadi pemimpin dalam program nuklir masa depan di Indonesia," kata Presiden Private Institution RAIN Alexander Marten.


Penjelasan sedikit. Reaktor nuklir yg dibahas diatas adalah reaktor daya non-komersil. Jadi reaktor ini bisa dibilang PLTN mini alias tidak di komersilkan. Mungkin untuk percontohan atau research kearah pembangunan PLTN.

SUMUR GAN  (bisniskeuangan.kompas.com)



Link: http://adf.ly/1Fl32U

Blog Archive