Saturday, April 4, 2015

Al Qaeda Rebut Pangkalan Militer Yaman


1147052Huthi780x390.jpg

MUKALLA, KOMPAS.com - Militan Al Qaeda, Jumat (3/4/2015), merebut sebuah pangkalan militer penting di Mukalla, Yaman, sehari setelah menyerbu sebuah penjara di sana dan membebaskan 300 narapidana.

Sementara itu, koalisi pimpinan Arab Saudi terus memasok senjata lewat udara bagi para pejuang yang bertempur melawan pemberontak syiah Huthi di kota pelabuhan Aden.

Pertempuran bertambah sengit dalam upaya pasukan Yaman mencegah pemberontak menguasai kota itu sepenuhnya, yang merupakan kubu terakhir pendukung Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi. Presiden Hadi sendiri telah mengungsi dari Aden minggu lalu.

Pesawat-pesawat tempur koalisi melancarkan serangan udara, dan pihak berwenang mengatakan setidaknya 10 militan tewas dalam pertempuran hari Jumat.

Pemberontak Huthi berhasil menguasai istana kepresidenan di Aden hari Kamis. Hal itu memberikan pukulan telak bagi pihak koalisi.

Pakistan hari Jumat mengevakuasi hampir 200 warganya dari Yaman, sementara Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif berangkat ke Turki untuk membahas krisis di Yaman.

Pakistan belum memutuskan apakah akan bergabung dengan koalisi pimpinan Arab Saudi meskipun penduduknya sebagian besar umat sunni dan adalah sekutu Arab Saudi.

http://internasional.kompas.com/read....Militer.Yaman

Al-Qaida Mulai Manfaatkan Konflik Yaman

MUKALALA - Konflik yang sampai saat ini menyelimuti Yaman diprediksi akan membawa keuntungan yang besar bagi al-Qaida. Mantan pemimpin surat kabar Yaman, al-Quds, Abdel Bari Atwan menyebut konflik yang terjadi di Yaman layaknya durian runtuh bagi al-Qaida.

"Ini adalah kesempatan emas bagi al-Qaeda untuk mengambil keuntungan dari kekacauan yang terus menyebar di seluruh negeri saat ini. Saya percaya bahwa al-Qaeda akan menjadi penerima manfaat terbesar dari konflik yang terjadi," ucap Atwan.

Pernyataan Atwab Ini terbukti dengan semakin banyaknya laporan yang menyebutkan kelompok itu terlibat dalam konflik antara pemberontak Houhti dan pemerintan Yaman yang dibantu pasukan koalisi. Al-Qaida, sepeti dilansir Russia Today pada Sabtu (4/4/2015) bahkan dikabarkan berhasil menduduki sebuah pangkalan milier di Yaman.

Menurut beberapa saksi mata, al-Qaida berhasil menduduk pangkalan militer yang berada di kota Mukalala. "Para ekstrimis berhasil menyerbu dan menguasai pangkalan militer. Mereka mendapatkan kedua pangakalan itu tanpa perlawan berarti," ucap seorang keaman setempat dalam kondisi anonim.

Sebelumnya, ratusan anggota al-Qaida juga dikabarkan berhasil bebas dari sebuah penjara di Yaman. Sedikitnya 300 anggota kelompok itu bebas, ketika penjara yang menahan mereka rusak parah akibat serangan pasukan koalisi Teluk.

http://international.sindonews.com/r...man-1428130938

Makin ruwet aja, banyak yg memanfaatkan




Link: http://adf.ly/1DEgpE

Blog Archive