Monday, April 6, 2015

(Allahu Akbar) Menaklukkan Idlib, Mujahidin Tewaskan 1500 Tentara Assad


Idlib Futuh, 1500 Tentara Musuh Tewas, 70 Mujahidin Gugur Syahid, Insya Allah

Setelah melewati pertempuran selama 5 hari sejak Selasa (24/3/2015), akhirnya mujahidin berhasil merebut kota Idlib sepenuhnya. Sore hari bada Ashar, Sabtu (28/3/2015) pekik takbir menggema di jantung kota Idlib, tembakan-tembakan dari senjata mujahidin ke angkasa tandai pembebasan Kota Idlib dari cengkraman pasukan Syiah Nushariyah dan pendukungnya.

"Keberhasilan Mujahidin pada pertempuran ini adalah atas karunia Allah semata. Kemudian dengan persatuan Mujahidin melalui aliansi yang saya sebut dengan nama Jaisy Al-Fath (tentara penaklukan), akhirnya mereka (Mujahidin) benar-benar menaklukkan Kota Idlib dan menjadikannya sebagai ibu kota provinsi kedua yang lepas dari kekuasaan rezim tirani Basyar Al-Asad setelah Raqqah," tegas Syaikh Dr Abdullah Al Muhaysini, sosok tiada hentinya memompa semangat para Mujahidin.

Tahmid, Tahlil dan Takbir tiada hentinya dikumandangkan setelah pengumuman Futuhnya (kemenangan-red) Kota Idlib. Segenap Mujahidin yang telah berperang sebelumnya serta menyiapkan pertempuran ini, masuk ke dalam kota. Mereka berkonvoi, diiringi Takbir, Tahmid dan Tahlil.

Kaum Muslimin menyambut Mujahidin yang telah bertempur dalam beberapa hari ini dengan tangis haru. Tampak mereka menciumi Mujahidin.

"Kami memanjatkan syukur kepada Allah atas kemenangan Mujahidin, kemenangan yang datang pada awal musim semi, yang menjadi musim semi kemenangan, alhamdulillah," kata seorang warga yang turut menikmati bebasnya Idlib.

Jalan-jalan di kota Idlib pun dipenuhi oleh Mujahidin. Semua titik utama dalam kota diduduki dan pos ribath baru segera dibangun, guna mempertahankan kota dan menghadang jalur masuknya kembali pasukan rezim.

Saat ini Mujahidin mengejar tentara rezim dan bertahan di dekat Muaskar Al-Mastumah, karena pasukan Asaad juga berkumpul di sekitar itu.

Dalam operasi selama 5 hari itu, sebanyak 1500 tentara dan milisi Syiah beserta pendukungnya tewas, dan 200-an lainnya ditawan. Penaklukan tersebut ditebus dengan 70 orang syuhada, Insya Allah.

Syaikh Al Muhaysini yang turut mengitari Kota Idlib, mengatakan, bahwa kemenangan ini bukan sekadar untuk meruntuhkan Basyar Asad saja. "Namun lebih dari itu, Basyar juga membawa kaum (Syiah) rafidhi dari berbagai negeri ke sini, maka Mujahidin dari berbagai negeri pun datang untuk meruntuhkan mereka (Basyar dan sekaligus Syiah rafidhi, red)," kata Syaikh Muhaysini

Beliau menegaskan bahwa perjuangan Mujahidin tidak berhenti sampai disini saja. "Kami tidak akan berhenti hingga kami melihat Masjidil Aqsha dengan izin Allah," tegasnya sembari mendoakan para syuhada yang telah mengorbankan jiwa raga mereka.

"Kami berdoa kepada Allah agar menerima pengorbanan mereka, menerima para syuhada, menyembuhkan yang terluka, dan memberikan kesabaran bagi mereka untuk melanjutkan jalan Jihad ini," harapnya.

http://www.jurnalislam.com/topikpili...sya-allah.html

Link: http://adf.ly/1Da7B7

Blog Archive