Saturday, April 4, 2015

Bantahan tuduhan Gus Mus mengenai Baju dan Jenggot Nabi vs Abu Jahal


PAKAIAN RASULULLAH SAW BERBEDA DENGAN ABU JAHAL DAN BELIAU SANGAT TIDAK SUKA DISAMAKAN DENGAN ABU JAHAL! (MEMBANTAH TUDUHAN MUSTOFA BISRI SANG MERTUA ULIL JIL)

sotoynya gus mus :

Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A Mustofa Bisri kembali menegaskan perbedaan antara muslimin Indonesia dan Arab Saudi. Meski keduanya menganut agama yang sama tapi masing-masing memiliki kekhasan budaya.

"Islam kita itu ya Islam Indonesia bukan Islam Saudi Arabia, bukan berarti kalau tidak pakai jubah dan sorban Islam kita tidak diterima," katanya saat membuka Pameran Seni Rupa Nasirun di Bentara Budaya Yogyakarta, Selasa (2/10).

Kiai yang akrab disapa Gus Mus ini berpesan kepada umat Islam di Indonesia untuk meneladani Nabi Muhammad SAW secara tepat. Menurut dia, Nabi termasuk pribadi yang menghargai tradisi setempat dan berperangai menyenangkan.

"Rasulullah SAW memakai jubah, sorban dan berjenggot ya karena tradisi orang Arab seperti itu. Abu Jahal juga berpakaian yang sama, berjenggot pula. Bedanya kalau Rasul wajahnya mesem (sarat senyum) karena menghargai tradisi setempat. Nah, kalau Abu Jahal wajahnya kereng (pemarah). Silahkan mau pilih yang mana?" Katanya disambut gelak tawa hadirin.

Gus Mus membuka pameran yang hadir dalam bentuk tabligh seni Rubuh Rubuh Gedhang ini dengan menabuh beduk. Ia menilai, acara seperti ini seharusnya diadakan bukan hanya di Yogyakarta namun juga di seluruh penjuru Nusantara. Hal ini sebagai wujud kecintaan masyarakat pribumi terhadap tradisi dan budaya di Tanah Air.

Turut mengisi pada acara ini dalang Wayang Suket Slamet Gundono, Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) Tegalrejo, Romo Sindunata, Kirun, Marwoto, Den baguse Ngarso, Djadug dan lainya. (mh/nu.or.id/sbb/dakwatuna)


Sekedar meluruskan, sila fahami baik-baik.

Pertama, Ada dua jenis pakaian di Arab, Kurtah dan Gamisz. Gamis adalah murni pakaian diciptakan Nabi, sehelai kain panjang lurus, untuk menyederhanakan cara berpakaian agar tidak berlebihan.

Kedua, Nabi sangat membenci bila dirinya disamakan dengan Abu Jahal begitu juga Abu Jahal, bahkan ketika Utsman bin Affan meniru gaya duduk Abu Jahal, beliau menegur dan menyuruhnya untuk beristigfar.

Ketiga, selama hidupnya Abu Jahal tidak memelihara jenggot tapi hanya kumis saja, karena tahu Nabi memerintahkan umatnya untuk memanjangkan jenggot, Abu Jahal tidak pernah sudi menyerupai umat nabi walau seujung helai rambut pun. Karena bila menyerupai umat Nabi berarti menerima ajaran Muhammad.

Keempat, jika anda tidak mau memanjangkan jenggot atau memakai gamis, tolong jangan menyamakan Nabi dengan Abu Jahal dalam hal berpakaian maupun soal jenggot. Karena Abu Jahal sangat membenci jenggot dan tidak pernah memakai gamis yg menurutnya mirip pakaian perempuan dan menyebabkan yg memakaianya malas berperang.

Kelima, bedakan antara ulama' dan budayawan. Karena banyak budayawan yang dengan kepandaian retorika bicara mendapat gelar Kyai.

Bantahan tuduhan Gus Mus mengenai Baju dan Jenggot Nabi vs Abu Jahal

Link: http://adf.ly/1DDJqU

Blog Archive