Wednesday, April 22, 2015

[Berita Iklan] Blusukan ke Kebun Karet, Presiden Jokowi Bagikan KIS Untuk Buruh


Blusukan ke Kebun Karet, Presiden Jokowi Bagikan KIS Untuk Buruh

Jakarta - Presiden Republik Indonesia – Joko Widodo berkunjung ke perkebunan karet di Sei Karang, kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (18/4) lalu. Kehadiran Presiden sore itu dalam rangka pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara perdana untuk para buruh penyadap karet beserta anggota keluarganya.

Presiden didampingi oleh Ibu Negara – Iriana Joko Widodo, Menteri BUMN – Rini Soemarno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan – Puan Maharani, Menteri Kesehatan – Nila Moeloek, Direktur Utama BPJS Kesehatan – Fachmi Idris dan Gubernur Sumatera Utara – Gatot Pujo Nugroho.

KIS dibagikan pada 516 kepala keluarga dan 1125 anggota keluarga sore itu. Dengan demikian, total penerima KIS di kawasan perkebunan karet Sei Karang adalah 1641 orang. Penyerahan KIS ini merupakan bentuk perhatian yang sangat tinggi dari Presiden terhadap para buruh kebun yang sebagian besar termasuk golongan ekonomi kurang mampu.




Selain membagikan KIS, Presiden bersama Ibu Negara juga melakukan dialog singkat dengan buruh perkebunan dan meninjau Klinik Pratama yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Presiden dan Ibu Negara menyapa ratusan ibu-ibu dari keluarga buruh perkebunan karet Sei Karang yang hadir sore itu. Mereka mendapatkan penyuluhan mengenai kanker serviks, pemeriksaan pap smear dan pemeriksaan gula darah sewaktu-waktu.

Presiden memang memberikan perhatian khusus karena resiko finansial kaum buruh saat jatuh sakit sangat rawan. Maka perlindungan sosial melalui Jaminan Kesehatan KIS wajib dimiliki oleh buruh. Melalui KIS, diharapkan para buruh kebun beserta anggota keluarga dapat memperoleh layanan kesehatan yang komprehensif dengan sistem rujukan berjenjang dan indikasi medis.

Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah identitas / tanda kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi pada 3 November 2014. KIS terintegrasi dengan Kartu Keluarga Sejahtera dan Kartu Indonesia Pintar. Ini merupakan program unggulan dalam nawa cita pemerintahan Jokowi – JK.


KIS diberikan kepada seluruh peserta jaminan kesehatan termasuk penerima bantuan iuran (PBI). Sejak diluncurkan, sebanyak 4.426.010 KIS telah didistribusikan kepada peserta PBI Jaminan Kesehatan di 18 kabupaten/kota se-Indonesia. Sesuai Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2014, BPJS Kesehatan bersama Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan melanjutkan penerbitan dan pendistribusian 81.973.990 KIS di tahun 2015 ini.

http://news.detik.com/read/2015/04/2...is-untuk-buruh

BERITA ADVERTORIAL KHAS JOKOWI
Sudah dilantik jadi presiden, tapi untuk diberitain dengan keyword "blusukan", "KIS" dan "buruh" kok pakai jalur iklan segala, masih harus bayar?
Lalu apa namanya kalau bukan pencitraan?
Capture dulu, biar gak di delete/edit ama media nya

Link: http://adf.ly/1Fas0J

Blog Archive