Friday, April 24, 2015

Cerita di Balik Munculnya Para Siswi Cantik di Iklan Pesta Bikini SMA di Youtube



Jakarta - Video undangan pesta bikini SMA untuk melepas penat usai UN disebar di Youtube oleh penyelenggara acara Divine Production. Dalam video itu terlihat sejumlah siswi SMA yang mengajak agar ikut dalam acara tersebut, padahal kenyataannya mereka sama sekali tidak tahu soal pesta bikini ini. Kok bisa?

Kepala sekolah SMA 29 Ratna Budiarti mengatakan muridnya menjadi korban penipuan Devine Production. Sebab mereka tahunya iklan itu untuk pesta kelulusan biasa. Murid Ratna berjumlah 3 orang semuanya siswi dan berparas cantik, 1 anak IPS, 2 IPA.

"Ada teman mereka yang cowok dapat kabar dari pihak EO untuk dicariin model iklan. Terus siswa ini ajak 3 siswi yang cantik untuk syuting, si murid cowok ini bilang lu mau tekenal enggak, kalau mau ikut gw syuting aja," kata Ratna di Dinas Pendidikan DKI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Ratna mengatakan itu usai menghadiri rapat dengan Disdik terkait pesta bikini yang melibatkan 12 sekolah lainnya. Semuanya diundang ke Disdik untuk memberikan laporan.

Menurut Ratna, saat itu 3 siswinya mau diajak syuting karena lokasinya juga di lapangan sekolah. Namun sekolah tidak tahu menahu kapan pelaksanaan syuting itu.

"Siswi saya bilangnya syuting bulan Maret, tapi dari EO-nya nggak ada izin apa-apa ke sekolah. Kami nggak tahu ada kegiatan itu" ucapnya.

Setelah selesai syuting, ketiga siswi itu tidak pernah berkomunikasi lagi dengan pihak EO. Divine Production sendiri juga tidak pernah bilang kalau iklan itu akan dipakai untuk promosi pesta bikini

Mereka juga nggak nyangka bakal jadi iklan pesta bikini. EOnya bilang kumpul-kumpul saja, tidak ada berita kalau pool party. Pas pembuatan video diarahin dan dikasih teksnya sama EO disuruh gembira sambil ngomong depan kamera," katanya.

Retno menegaskan ketiga siswinya juga tidak pernah ikut acara tersebut. "Saya sudah memanggil siswinya dan tidak benar kondisinya seperti itu dan saya akan memastikan anak saya tidak ada yg sampai di sana," tegas Ratna.

"Menurut kami ini tindak kejahatan, eksploitasi pelajar. Jadi itu iklan itu benar-benar iklan pembohongan yang menggunakan anak kami. Ini suatu kejahatan," katanya.

Selain siswi di SMA 29, SMA 24 juga sempat muncul dalam iklan tersebut. Kepala sekolah SMA 24, Umaryadi mengatakan siswi tersebut kelas XII IPS. Namun dia juga tidak tahu iklan itu untuk acara pesta bikini SMA.

"Anaknya di XII IPS, tapi dia juga tidak tahu. Kami juga sempat menghubungi siswi itu, nah siswi tersebut sempat marah karena mereka disebut oleh EO. Mereka bilang pernah diajak oleh EO tapi mereka menolak," kata Umaryadi di kesempatan yang sama.

http://news.detik.com/read/2015/04/2...sma-di-youtube


komen ts : ohh anak ips toh




Link: http://adf.ly/1FkEq8

Blog Archive