Wednesday, April 8, 2015

[CURI START] Mahasiswa Jember Tutup Jalan Demo Pemerintahan Jokowi


Rabu, 8 April 2015 12:13 WIB

Mahasiswa Jember Tutup Jalan Demo Pemerintahan Jokowi
Surya/Sri Wahyunik

Ratusan mahasiswa Jember yang tergabung Aliansi Mahasiswa Bermasyarakat (AMB) mendemo pemerintahan Presiden Joko Widodo, Rabu (8/4/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Ratusan mahasiswa Jember yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bermasyarakat (AMB) mendemo pemerintahan Presiden Joko Widodo, Rabu (8/4/2015). Aksi dipusatkan di bundaran DPRD Jember dan halaman DPRD.

Aksi mahasiswa sempat memacetkan lalu lintas. Bahkan empat jalur di bundaran DPRD Jember sempat ditutup sekitar 15 menit.

Kendaraan dari arah Jalan Jawa, Kalimantan, Sumatera dan Bengawan Solo terpaksa putar balik karena mahasiswa membentuk lingkaran hingga menutup jalan.

Dalam aksinya mahasiswa menyuarakan empat tuntutan yakni nasionalisasi aset dan kemandirian ekonomi, transparansi dan perbaikan tata kelola anggaran, kedaulatan hukum dan politik, serta turunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
'
http://m.tribunnews.com/regional/201...intahan-jokowi'


Demo Ricuh, Dua Polisi dan Dua Mahasiswa Terluka

Rabu, 8 April 2015 14:58 WIB

Mahasiswa Jember Tutup Jalan Demo Pemerintahan Jokowi
Surya/Sri Wahyunik

Polisi pukul mundur mahasiswa demo di Depan DPRD Jember, Rabu (8/4/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Demo mahasiswa Jember yang berakhir ricuh, mengakibatkan empat orang terluka, saat mahasiswa menggelar aksi di Kabupaten Jember, Rabu (8/4/2015).

Keempat orang itu terdiri dari dua orang dari mahasiswa dan dua orang anggota Polres Jember.

Dua orang polisi terluka karena lemparan batu. Mereka mengalami benjol di kepala dan luka di bibir.

Sedangkan dua orang mahasiswa mengalami luka berdarah di pelipis juga pukulan di kepala.

"Dua orang yang terluka kami bawa ke UMC Universitas Jember," ujar Kunto Wibisono, salah satu pendemo dari Aliansi Mahasiswa Bermasyarakat (AMB).

Kunto sangat menyayangkan adanya korban luka-luka dalam aksi itu.

Sementara itu polisi mengamankan empat buah ban dan sejumlah bata juga sandal dari demonstrasi itu.

Ban itu awalnya hendak dibakar mahasiswa namun diadang oleh polisi.

Pelarangan itu memicu kemarahan mahasiswa hingga akhirnya bentrok. Polisi memukul mundur mahasiswa memakai penjalin dan tongkat polisi.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes mahasiswa terhadap pemerintahan Jokowi-JK.

Mereka menilai pemerintahan gagal karena pasangan ini tidak merealisasikan janji kampanye mereka.
'
http://m.tribunnews.com/regional/201...asiswa-terluka'

Demo Mahasiswa di Kantor DPRD Jember Ricuh

Rabu, 8 April 2015 13:46 WIB

[img]http://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/demo-mahasiswa-jember-ricuh_20150408_134037.jpg[/b]
Surya/Sri Wahyunik

Polisi pukul mundur mahasiswa demo di Depan DPRD Jember, Rabu (8/4/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Aksi demo oleh Aliansi Mahasiswa Bermasyarakat (AMB) diwarnai kericuhan di depan gerbang masuk DPRD Jember, Rabu (8/4/2015).

Pantauan Surya (Tribunnews.com Network), kericuhan terjadi sekitar pukul 11.05 WIB. Peristiwa itu bermula saat mahasiswa hendak membakar ban. Seorang mahasiswa membawa empat buah ban dan ditempatkan di depan barisan polisi yang berjaga.

"Kawan-kawan mari kita bakar ban saja," teriaknya.

Sesaat kemudian mahasiswa hendak menuangkan bensin. Namun langsung diadang polisi. Pelarangan itu berujung bentrok. Polisi memakai tameng dan pemukul memukul mundur mahasiswa.

Beberapa mahasiswa berusaha melawan meskipun sambil berjalan mundur. Sejumlah batu pun melayang.

Pukulan dan teriakan terdengar di tengah terik matahari. Beberapa orang polisi berusaha memisahkan polisi yang merangsek mahasiswa.

Suasana akhirnya bisa dikendalikan. Kericuhan ini menjadi kericuhan kedua dalam demo hari ini.

Beberapa menit sebelumnya, mahasiswa dan polisi juga saling dorong. Hal itu membuat polisi menyiagakan mobil water canon di belakang gerbang yang dijaga ketat polisi.

Setelah kericuhan, mahasiswa bernegosiasi dengan staf DPRD Jember dan Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif.

Pukul 12.00 WIB, mahasiswa membubarkan aksi.

Namun mahasiswa akan kembali ke gedung dewan pukul 19.00 WIB. Demonstrasi mahasiswa ini menjadi aksi pemanasan aksi nasional 20 Mei mendatang.

Aksi itu mengkritisi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
'
http://m.tribunnews.com/regional/201...d-jember-ricuh'

Jember memulai, sdh tidak tahan thd pemerintahan amburadul jokowi


Link: http://adf.ly/1E2vc2

Blog Archive