Tuesday, April 7, 2015

Fenomena Aneh Terjadi Pada Harga BBM Impor Singapura


Saat ini terjadi fenomena yang aneh pada harga bensin premium dan minyak solar impor yang berpatokan pada Mean of Platts Singapore (MOPS), atau harga patokan minyak dan bahan bakar minyak (BBM) di Singapura. Yakni, harga premium lebih mahal daripada harga solar.

"Beberapa waktu terakhir ini ada fenomena aneh, biasanya harga MOPS solar lebih tinggi daripada premium. Sekarang itu terbalik, premium sedikit lebih mahal," ujar Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang, kepada detikFinance, Senin (6/4/2015).

Bambang tidak mengetahui, sebab pastinya mengapa harga MOPS premium sekarang lebih mahal daripada solar. "Persisnya nggak tahu, tetapi bisa saja karena terkait supply-demand," katanya.

Seperti diketahui, harga solar sendiri sebenarnya memang lebih mahal daripada premium. seperti saat ini saja, harga premium ditetapkan pemerintah Rp 7.300/liter (tanpa subsidi), sedangkan solar Rp 6.900/liter (dengan subsidi Rp 1.000/liter), artinya solar tanpa subsidi harganya Rp 7.900/liter.

Ia menambahkan, pergerakan MOPS BBM sendiri saat ini lebih cepat berubah, dalam 1-2 hari harganya bisa berbeda-beda. Tapi, walau harga BBM di Indonesia berpatokan pada MOPS, tapi harga premium-solar di Indonesia tidak berubah setiap hari, melainkan sebulan sekali.

"Sama halnya dengan pertamax, perubahan atau penyesuaian harga dibuat setiap dua minggu sekali bukan harian. Jadi, selalu ada risiko dalam penjualan BBM, kadang rugi, kadang untung. Ketika harga BBM ditetapkan Rp 7.300/liter, ternyata harga MOPS dalam sebulan ke depan naik maka kita rugi, sebaliknya kalau MOPS-nya turun ada untung," tutupnya.

http://finance.detik.com/read/2015/0...990101mainnews

Impor BBM dari Singapura atau dari negara lain? Kok MOPS dijadikan patokan?

Link: http://adf.ly/1Dl2c5

Blog Archive