Saturday, April 11, 2015

Hadi Wenas jadi bos MatahariMall, Lippo siap dominasi eCommerce


Merdeka.com - Lippo Group secara resmi menunjuk Hadi Wenas sebagai CEO MatahariMall.com. Jika melihat profil Wenas, cukup mumpuni di bisnis teknologi.

Dia sebelumnya merupakan konsultan di McKinsey dan baru-baru ini menjabat sebagai co-CEO dari aCommerce, perusahaan yang memberikan layanan pendukung kepada perusahaan-perusahaan eCommerce terbesar di Indonesia.

Sebagai salah seorang technopreneur paling berpengalaman di Indonesia, Wenas juga merupakan pendiri Zalora Indonesia pada tahun 2012. Master lulusan Standford University ini, juga pernah bekerja sebagai Applications Engineer di Oracle, menyuguhkan keterampilan operasional yang tinggi dan rekam jejak dalam membangun perusahaan.

Penunjukan CEO MatahariMall yang baru ini secara signifikan memperkuat rencana Lippo untuk mendominasi pasar eCommerce di Indonesia. Sebelumnya, pada Maret 2015, Lippo mengumumkan investasi sebesar USD 500 juta untuk membangun perusahaan eCommerce dengan transaksi penjualan sebesar USD 1 miliar. Dengan kata lain, MatahariMall akan menjadi perusahaan eCommerce terbesar di Indonesia, dan menjadi Alibaba versi Indonesia.

"Saya terinspirasi pada komitmen Lippo untuk masa depan digital, serta merasa sangat terhormat dan senang atas kesempatan memimpin perusahaan ini. MatahariMall telah membentuk tim yang solid dan saya tidak sabar ingin bekerja sama dalam merealisasikan visi MatahariMall menjadi perusahaan eCommerce terbesar di Asia Tenggara," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima merdeka (10/4).

Wenas nantinya, akan bergabung dengan orang-orang berkaliber yang juga baru bergabung dengan tim eCommerce Lippo. Kabarnya, Emirsyah Satar, yang pernah menjabat sebagai CEO Garuda Indonesia dan akan ditunjuk sebagai Dewan Direksi Lippo dan Chairman MatahariMall. Selain itu, ada pula Rudy Ramawy, yang bergabung sebagai Managing Director di Lippo Ventures dan akan menjabat sebagai Vice Chairman di MatahariMall.

Lippo sendiri boleh dibilang masuk ke ranah eCommerce di waktu yang tepat. Ekosistem digital Indonesia sedang berada pada titik perubahan drastis (critical inflection point). Tahun ini, penetrasi internet akan melebihi 30 persen. Jumlah penjualan ritel online hanya sebesar 0,7 persen dari total penjualan ritel, namun diproyeksikan akan bertumbuh sepuluh kali lipat dalam lima tahun mendatang. Ritel online sedang tumbuh pesat di luar Jakarta, dan di sanalah tempat di mana posisi terkuat Lippo.

Selain menyajikan ragam pilihan produk terbesar, MatahariMall juga ditunjuk sebagai satu-satunya situs belanja yang akan menjual produk dari sejumlah merek terpopuler di Indonesia. MatahariMall juga merupakan perusahaan eCommerce O2O (Online-to-Offline) terbesar di Asia Tenggara, yang memungkinkan para pelanggan untuk membayar, mengambil, dan mengembalikan produk di 131 cabang Matahari Department Store yang tersebar di seluruh Indonesia.

http://www.merdeka.com/teknologi/had...ecommerce.html

siap gan

Link: http://adf.ly/1EPtrg

Blog Archive