Monday, April 20, 2015

Hasil Trawangan Permadi, Jokowi Tak akan sampai Setahun lagi!


Permadi: Paling Lama Jokowi 1 Tahun Lagi

Hasil Trawangan Permadi, Jokowi Tak akan sampai Setahun lagi!
Paranormal yang merangkap politisi, Permadi SH.

Mantan politisi PDI Perjuangan Permadi sejalan dengan pengamat politik LIPI Siti Zuhro yang menyebut pemerintahan Joko Widodo tidak sampai lima tahun.

"Dalam pewayangan contohnya sudah jelas, seperti lakon Petruk jadi ratu. Dia bukan orang terkenal, sederhana tetapi punya ambisi dan licik untuk menjadi penguasa," kata Permadi yang dihubungi TeropongSenayan, Senin (20/04/2015).

Pada lakon itu, tidak ada yang bisa melawan Petruk, semua raja kalah, bahkan dewa yang turun dari khayangan pun kalah. Sebenarnya yang bisa mengalahkan hanya Semar, tetapi dia diam saja dengan ambisi anaknya itu.

Sama halnya dengan Jokowi, dia punya ambisi dan nafsu kekuasaan sehingga tidak bisa dilawan. Bahkan dia berani melawan sumpahnya sendiri.

Jadi walikota Solo periode kedua ditinggalkan padahal sudah bersumpah menyelesaikan. Bersumpah jadi Gubernur DKI Jakarta untuk lima tahun, baru 1,5 tahun, ditinggalkan karena ambisi jadi presiden.

"Jadi presiden bersumpah, tidak menaikkan BBM,sekarang naik, sumpah tidak akan KKN, pendukungnya yang nggak jelas riwayatnya diangkat jadi komisaris dan direktur BUMN," katanya.

Sekarang, kata Permadi, rakyat susah akibat kebijakan Presiden Jokowi. Harga kebutuhan pokok naik terus. Ada yang sampai bunuh diri karena tidak bisa makan atau bahkan mati kelaparan.

"Jadi memang benar kata Megawati Jokowi itu pertugas partai, bukan Presiden Indonesia, dia hanya jalan atas penugasan partainya," tambahnya.

Atas dasar itu semua, Permadi meyakini, pemerintahan ini tidak sampai lima tahun. Paling lama setahun lagi akan ada revolusi besar. Gerakan 20 Mei 2015 yang digagas elemen mahasiswa, akan menjadi peringatan bagi pemerintahan Jokowi.
http://teropongsenayan.com/8953-perm...i-1-tahun-lagi


Nico: Jokowi Akui Banyak Masalah
Senin, 20 April 2015 - 12:47:10

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Diantara sejumlah pengamat yang diundang Presiden Joko Widodo 14 April 2015 adalah Nico Harjanto, Direktur Populi Center.

Dalam pertemuan itu, menurut Nico, banyak yang dibicarakan. Tapi pada intinya adalah bertukar pikiran dan berbagi ilmu politik dengan presiden.

"Karena semua diberi kesempatan bicara jadi bisa menyampaikan apa yang diyakini. Dari lembaga survei memberikan masukan soal hasil survey mengenai kinerja dan kepercayaan masyarakat yang menurun," katanya.

Soal kegaduhan politik dan kenaikan harga-harga bahan pokok menjadi penyebab menurunnya kepercayaan publik. "Selain itu juga soal hubungan Jokowi dan PDIP, komunikasi di istana yang nggak bagus," katanya.

Jokowi lebih banyak mendengar, tapi dia mengakui memang banyak masalah. "Tapi pelan-pelan masalah itu mulai terurai misalnya hubungan dengan partai dan DPR semakin cair sekarang ini," katanya
http://teropongsenayan.com/8958-nico...banyak-masalah

------------------------------

Sampeyan bebas bersikap, boleh percoyo, boleh ora percoyo!



Link: http://adf.ly/1FQEad

Blog Archive