Saturday, April 18, 2015

Ini 8 Pesan Jokowi Buat Para Menteri


Pada 13 April lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh menteri untuk hadir dalam sidang kabinet paripurna. Pertemuan tersebut membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016.

Sudirman Said, Menteri ESDM, mengatakan salah satu prioritas pemerintah pada 2016 adalah mendorong kemandirian energi. "Ada 8 poin araham umum dari Bapak Presiden," ujarnya dalam konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/4/2015).

Pertama, lanjut Sudirman, adalah menekankan perlunya membangun rasa aman bagi seluruh warga negara. Kedua, menteri dan pimpinan lembaga negara harus betul-betul memperhatikan tata kelola (governance).

Ketiga adalah membangun dari pinggiran. "Artinya warga negara yang ada di pulau terpencil yang jauh dari keramaian pusat kekuasaan itu harus diperhatikan," sebut Sudirman.

Keempat, para menteri pimpinan lembaga diminta melanjutkan reformasi kelembagaan. Kelima, terus mendorong penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Keenam, seluruh pembangunan ditujukan pada pembangunan manusia. "Jadi seluruh agenda pembangunan itu harus bermuara pada pembangunan manusia," ujar Sudirman.

Ketujuh adalah tetap menggunakan Rencangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-209 sebagai pedoman untuk memperhatikan sektor strategis. Kedelapan, menjadikan semangat revolusi karakter dan revolusi mental sebagai pedoman dalam menjalankan pembangunan ke depan.

Selain itu, lanjut Sudirman, Jokowi juga memberikan araha terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Untuk itu, Jokowi memberikan 3 penekanan.

Pertama adalah terus melakukan efisiensi dan pendisiplinan belanja aparatur sesuai dengan kinerja dan memaksimalkan belanja modal. "Jadi belanja aparatur, belanja barang, belanja pegawai itu diefisienkan. Sebab, belanja modal itu yang memberi manfaat pada rakyat banyak," kata Sudirman.

Kedua, jangan semata-mata menggunakan tata cara APBN tahun lalu sebagai pedoman. "Jangan begitu. Lakukan penelaahan. Kalau memerlukan perubahan yang fundamental, usulkan perubahan itu," ucap Sudirman.

Ketiga, Jokowi menekankan APBN harus pro rakyat, pro pertumbuhan, dan pro perubahan. "Berdasarkan arahan tadi, Kementerian ESDM akan membahas dengan Eselon I," ujar Sudirman.

http://finance.detik.com/read/2015/0...t-para-menteri

Tinggal prakteknya aja, bagaimana

Link: http://adf.ly/1FDdDz

Blog Archive