Thursday, April 9, 2015

INI LAH SOSOK ASLI SATRIA PININGIT YG DI CARI-CARI


Kongres IV PDIP
'Satria Piningit' Prananda Prabowo di Balik Pidato Berapi-api Megawati
Moksa Hutasoit - detikNews

FOKUS BERITA
Pesan Mega di Kongres PDIP
Sanur, - Pidato berapi-api Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri membuka Kongres PDIP IV di Bali. Pidato berapi-api Megawati konon dibuat oleh tim khusus yang diketuai oleh 'Satria Piningit' Prananda Prabowo.

Prananda Prabowo yang selama ini menjadi Ketua Situation Room PDIP memang selama ini dikenal berada di balik pidato-pidato mengharu-biru Megawati. Putra kedua Megawati itu memang kerap berada di balik layar tak seperti sang adik, Puan Maharani, yang kini jadi Menko PMK.

Pidato Megawati yang dibacakan lewat teleprompter memang sangat terstruktur dan menyentuh semua aspek kebangsaan. Gaya pidato Mega yang berapi-api menambah apik pidato Ketua Umum PDIP di pembukaan kongres yang digelar di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Kamis (9/4/2015). Nyatanya ribuan peserta kongres PDIP 'terbakar' pidato sang ketua umum yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk partai banteng moncong putih tersebut.

Megawati mengawali pidatonya dengan mengutarakan alasan memilih Bali kembali menjadi lokasi kongres PDIP. Selama ini kongres PDIP memang selalu digelar di Bali yang juga salah satu basis kekuatan PDIP.

"Saudara-saudara, Bali tidak hanya menjadi tiang penyangga kekuatan Partai. Di Pulau Dewata inilah aksara api kesejarahan Partai dituliskan. Aksara kesejarahan berwarna merah membara, yang justru terlihat semakin terang, ketika rintangan kegelapan menghadang. Di tempat ini pula suluh perjuangan kita nyalakan, menjadi api perjuangan yang tidak akan pernah padam," demikian awal pidato Megawati yang menggebu-gebu.

Setelah sedikit membanggakan kemenangan PDIP di Pemilu 2014, Megawati mulai menyoroti momen bersejarah yang bakal dihelat di Bandung. Yakni peringatan Konferensi Asia-Afrika. Pemaparan Mega soal KAA sangat detail, seolah Mega tak sabar mengenang kembali kedigdayaan Indonesia tempo dulu.

"Enam puluh tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 18-24 April 1955, Bung Karno mencetuskan Konferensi Asia-Afrika. Konferensi menghasilkan kesepakatan Dasasila Bandung yang membangunkan kesadaran baru bagi bangsa-bangsa Asia, Afrika dan Amerika Latin untuk mendapatkan hak hidup sebagai bangsa merdeka," kata Mega.
'
http://m.detik.com/news/read/2015/04...i-api-megawati'

trnyata anak nya si mbok yg jd satria piningit nya,bukan " JONGOS" nya si mbok

Link: http://adf.ly/1EAYPx

Blog Archive