Sunday, April 26, 2015

Intel TNI AD tangkap politikus PDIP pesta narkoba


Merdeka.com - Kodim 0826/
Pamekasan, Pulau Madura, Jawa
Timur, menangkap seorang
politikus Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP) karena
ketahuan pesta narkoba jenis sabu.
"Tersangka bernama Juanda
Cahyono (42) warga Dusun Umbul
II, Desa Bandaran, Kecamatan
Tlanakan," kata Komandan Kodim
0826/Pamekasan Letkol Arm
Mawardi di Pamekasan, Minggu
(26/4). Demikian dikutip dari
antara.
Juanda Cahyono merupakan kader
Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan dan pada pemilu
legislatif 2015. Juanda tercatat
sebagai calon anggota DPRD
Kabupaten Pamekasan periode
2014-2019 nomor urut 1.
Pria ini mencalonkan diri sebagai
calon anggota DPRD Pamekasan
dari daerah pemilihan (dapil) I,
yakni Kecamatan Kota Pamekasan
dan Kecamatan Tlanakan.
Menurut Dandim Mawardi, Juanda
ditangkap tim unit Intel Kodim
0826/Pamekasan di rumahnya, di
Bandaran, Kecamatan Tlanakan,
usai menggelar pesta narkoba jenis
sabu dengan seorang temannya.
Selain menangkap tersangka,
petugas juga berhasil
mengamankan barang bukti berupa
3 bong, seperangkat alat hisap, 1
botol alkohol, 1 pocket plastik
bungkus sabu bekas pakai, 1
bendel plastik klip dan 1 unit
telepon seluler milik tersangka.
"Petugas baru berhasil menangkap
si Juanda ini, sedangkan temannya
yang ikut dalam pesta narkoba itu
kabur," katanya dalam keterangan
persnya.
Teman Juanda yang berhasil kabur
dalam penggerebekan pesta
narkoba yang dilakukan politikus
PDI Perjuangan itu, masing-masing
diketahui bernama Edy, Donny,
Agus dan Nur Hasan.
Kepada petugas, Juanda mengaku,
sebelum ditangkap ia memang
memenuhi pesanan sejumlah
temannya untuk mendapatkan
barang haram tersebut.
Kala itu, temannya yang bernama
Nanang, memesan agar disediakan
1 pocket narkoba jenis sabu
seharga Rp200 ribu.
"Saya beli dari teman di Desa
Sejati yang bernama Sugik,"
katanya.
Desa Sejati, merupakan salah satu
desa di Kecamatan Camplong,
Kabupaten Sampang yang
berbatasan dengan Desa Bandaran,
Kecamatan Tlanakan.
Pengedar Dari hasil penangkapan
itu, petugas mengendus bahwa
politikus PDI Perjuangan yang
tertangkap pesta narkoba di
rumahnya di Desa Bandaran itu,
bukan hanya pemakai, akan tetapi
juga pengedar.
Menurut Dandim, bukti peran
Juanda sebagai pengedar itu,
berdasarkan pengakuan tersangka,
bahwa yang bersangkutan
mendapat pesanan dari temannya
untuk membeli narkoba.
"Jadi dia ini bukan sekadar sebagai
pemakai, akan tetapi juga selaku
pengedar," terang Dandim.
Sementara, Juanda juga meminta
agar petugas tidak hanya
menangkap dirinya, akan tetapi
juga temannya yang bernama
Nanang yang telah memesan
narkoba jenis sabu itu untuk pesta
di rumahnya di Desa Bandaran.
"Kalau tidak ada pesanan dari si
Nanang itu, kata dia, kami tidak
akan pesta narkoba di rumah,"
terang Juanda.
Penangkapan pelaku kasus narkoba
oleh TNI Kodim 0826/Pamekasan
ini merupakan kali kedua dalam
dua bulan terakhir.
Sebelumnya, pada Maret 2015,
Kodim juga berhasil menangkap
tiga orang pengguna narkoba jenis
sabu di dua lokasi berbeda di
wilayah itu.
Ketiga pengguna narkoba yang
ditangkap itu adalah Edy Agus
Pujianto, warga Jalan Gatotkoco
Gang II RT4, RW3, Kelurahan
Kolpajung, Pamekasan, Ragil
Setiabudi, warga Jalan KH Agus
Salim, Pengarengan, Sumenep, dan
Suwitnyo alias Gatot, warga Jalan
Segara Nomor 77 Kelurahan
Jungcangcang, Pamekasan.
Dari tiga orang pengguna narkoba
itu, dua di antaranya masih
tercatat sebagai mahasiswa di
salah satu perguruan tinggi swasta
di Pamekasan.
Menurut Dandim, pihaknya sengaja
turun tangan ikut mendeteksi
peredaran narkoba, untuk
membantu tugas-tugas polisi,
memberantas peredaran narkoba,
karena saat ini negara telah
menetapkan status "Indonesia
Darurat Narkoba".
"Semua pelaku, yang berhasil kami
tangkap, proses hukumnya tetap
dilaksanakan oleh polisi, dan kami,
sifatnya hanya membantu saja,"
pungkasnya.
(mdk/ian)
Tolong bantu rate or
thank's Cendolnya gan

Link: http://adf.ly/1FqUqP

Blog Archive