Friday, April 17, 2015

(Jilat Ludah) Anis Baswedan Sebut pelaku Pembocoran UN adalah Pengkhianat!


Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anis Baswedan menyesali tindakan karyawan Perum Percetakan Negara yang mengunggah 30 paket soal Ujian Nasional 2015 melalui akun Google Drive. Bahkan Anies menilai pelaku tersebut adalah seorang pengkhianat.

"Saya garis bawahi, ini adalah tindakan melawan hukum sebab hari itu ada ribuan orang yang bekerja untuk sukseskan UN. Lalu ada satu dua orang yang mengupload, ini tindakan yang mengkhianati ribuan orang tersebut. Kerja bawa dan kawal dokumen itu amanah, lalu ada org yang upload, ini pengkhianatan," ungkap Baswedan dalam konferensi pers di gedung Mendikbud, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4).

Akan tetapi, diakui Baswedan pembocoran soal itu bukan merupakan satu kecolongan dari Mendikbud. Pasalnya dari 11.730 paket soal yang disiapkan, hanya 30 paket soal yang di upload oleh pelaku. Bahkan, Ia dan pihaknya merasa sudah mengamankan 99,99 persen soal agar pelaksanaan UN dapat berjalan lancar.

"Tidak. Itu bukan kecolongan. Jadi begini ya, ada 11.730 paket. 11.700 aman. 30 paket ini ada orang yang upload. Jadi kalau kita mengamankan, kita sudah amankan 99,99 persen. Ada 0,1. Cuman teman2 lebih tertarik ke 0,1. Cuma memang terjadi di negeri yang banyak korupsi. Saya sih bersyukur yang 99,99 persen itu tetap aman.

Untuk proses selanjutnya, lanjut Baswedan, pihaknya sudah menyerahkan kepada Bareskrim. Sekalipun ia sendiri mengaku tak mengetahui beberapa orang yang menjadi tersangka, pihaknya tetap akan memproses secara hukum.

"Kita memproses di Bareskrim. Hari itu juga Bareskrim turun tangan dan langsung diperiksa. Jadi proses hukumnya bukan di kita, jadi teman-teman cek ya. Kami juga kurang tahu beberapa orang yang jadi tersangka. Kita prosss secara hukum dan biar mereka hadapi itu," tutupnya.

[siw]

http://www.merdeka.com/peristiwa/anis-baswedan-sebut-pelaku-pembocoran-soal-un-pengkhianat.html

bajingan betul !

Link: http://adf.ly/1F8JXr

Blog Archive