Monday, April 13, 2015

[Jokowi Lengser] Penjualan Elektronik Mulai Menurun


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pebisnis elektronik memprediksi penjualan elektronik di kuartal I - 2013 kurang menggairahkan. Target awal pertumbuhan bisnis mencapai 15% tampaknya melesat dari target.

Menurut Rudyanto, Ketua Electronic Marketers Club (EMC), pertumbuhan penjualan elektronik di kuartal I tahun ini diprediksi hanya sekitar 11% saja dari periode serupa tahun lalu. "Prediksi pertumbuhan dibawah 15% di kuartal satu ini," katanya kepada KONTAN kemarin.

Salah satu penyebab melambannya pertumbuhan bisnis elektronik di periode ini adalah adanya kenaikan harga produk elektronik rumah tangga (home appliances) seperti kulkas, mesin cuci atau pendingin ruangan alias air conditioning (AC) yang sebesar 5% di awal tahun ini.

Namun, meski harga produk elektronik rumah tangga sudah naik, justru produk ini masih menjadi salah satu penopang utama penjualan elektronik di kuartal satu ini. Misalnya, penjualan mesin cuci di kuartal satu ini melonjak 30% dari periode yang sama tahun lalu. Sedangkan televisi teknologi light-emitting diode (LED) juga menjadi salah satu produk terlaris dengan pertumbuhan penjualan 10% di kuartal satu ini. "Penjualan yang minus adalah televisi tabung dan televisi LCD dan tren ini bakal terus berlanjut sampai akhir tahun ini," katanya tanpa memerinci lebih lanjut.

Di kuartal kedua nanti, Rudyanto memperkirakan mesin cuci dan televisi LED masih menjadi penopang penjualan elektronik domestik. Komposisinya bisa berubah di kuartal ketiga nanti. Dimana pendingin ruangan bakal memberi kontribusi yang siginifikan di periode tersebut. Maklum, dikuartal ketiga nanti adalah saat musim panas dimana penjualan pendingin ruangan biasanya melejit. "Kalao kulkas larisnya menjelang bulanpuasa dan akhir tahun," jelasnya.

Untuk tahun ini, EMC menargetkan penjualan elektronik bisa tumbuh 10%-15% dari hasil tahun lalu yang sebesar Rp 28,9 triliun. Prediksinya, televisi masih menjadi penopang pertumbuhan elektronik domestik. Namun pertumbuhannya cuma berkisar 10%-12%. Adapun penjualan elektronik rumah tangga bisa mencapai 20% tahun ini dimana penjualan mesin cuci dan pendingin ruangan bisa menyentuh 25%.

Pantas saja, produsen elektronik PT LG Electronic Indonesia (LGEIN) akan mengoperasikan pabrik mesin cuci di kuartal ketiga tahun ini. Sayang, Kim Weon Dae, Presiden Direktur LG Electronic Indonesia belum bersedia menyebut nilai investasi untuk membangun pabrik ini.Yang pasti, LG menargetkan bisa menguasai 27% pasar mesin cuci nasional tahun ini. Tahun lalu, mereka sanggup mencongkel 24,4% pasar mesin cuci domestik.

Page 2 of 2
Kim yakin, penjualan mesin cuci LG bisa tumbuh hingga 35% sampai akhir tahun ini. Tahun lalu, pertumbuhan penjualan mesin cuci LG sebesar 22% dibanding 2011. "Kami yakin target bisnis bisa tercapai karena penetrasi pasar mesin cuci di Indonesia masih kecil," katanya.

Tahun lalu, LG berhasil menjual sebanyak 600.000 unit mesin cuci dan 1,2 juta unit kulkas. Adapun total pendapatan dari produk rumah tangga LG sebesar US$ 300 juta di 2012.

Untuk tahun ini, Kim menargetkan pertumbuhan penjualan LG Electronic Indonesia bisa mencapai 15% sampai akhir tahun ini.(Merlinda Riska/Kontan)

http://m.tribunnews.com/bisnis/2013/03/18/penjualan-elektronik-mulai-menurun

Ekonomi lesu, turunkan jokowi!!!

Link: http://adf.ly/1Ee6bf

Blog Archive