Tuesday, April 7, 2015

Keluarga Cendana Amati Prilaku Busuk Elit Politik



RMOL. Keluarga mantan Presiden Soeharto selama ini mengamati kondisi politik dan perilaku politisi serta pejabat di era reformasi. Maklum, keluarga Cendana mau membuktikan apakah cita-cita para aktivis yang menjatuhkan orang tua mereka dari kursi kekuasaan benar-benar konsisten atau tidak.

Demikian pandangan mantan Wakil Ketua DPD, La Ode Ida kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/4) menyikapi respon keluarga Cendana, dalam hal ini Hutomo Mandala Putra alias Tommy terkait kisruh Partai Golkar.

"Mereka niscaya akan menemukan kesimpulan yang sama dengan sebagian kita tentang kondisi negara," ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut diantaranya korupsi ternyata sangat jauh merajalela dibandingkan ketika Soeharto berkuasa. Padahal ujarnya, penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu justru dijatuhkan karena isu atau tuduhan korupsi.
"Tak ada yang bisa bantah kesimpulan ini. Korupsi uang negara yang dilakukan oleh kerjasama politisi, peiabat dan pengusaha di era reformasi sudah pada tingkat "sangat parah". "Jauh lebih parah ketimbang saat Soeharto," paparnya.

Selain itu, sekarang kara La Ode menambahkan, tak hanya korupsi, nepotisme pun tak kalah parahnya. Dia menyebut nepotisme sudah masuk dalam kategori Neo Kerajaan, yakni dinasti yang diperkokoh. Padahal dulu, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut jadi menteri sosial saja, sejagat bangsa ini seolah-olah berteriak.."Soeharto Nepotisme'.

"Tapi kenyataannya sekarang seluruh lapisan bangunan politik dinasti," kata mantan aktivis ini.

Setelah rezim Soeharto runtuh, ternyata ada pihak-pihak yang memanfaatkan isu reformasi untuk survive, baik secara politik maupun ekonomi. Padahal dalam catatan La Ode Ida mereka adalah penumpang gelap reformasi.

Parahnya lagi, kondisi pengelolaan negara yang sulit dibantah seperti berpola sembarangan. Sulit menemukan role model di kalangan penyelenggara negara, semuanya sama. Mereka  memanfaatkan kesempatan. Para aktor itu seolah tak puas-puasnya dengan  harta yang  dimiliki yang difasilitasi oleh uang rakyat, mlainkan masih juga  mau merampok atau menyelipkan anggaran untuk  kepentingan pribadi sperti padad kasus tuduhan dari Ahok di DPRD DKI Jakarta,  termasuk kasus dana hibah pembelian mobil untuk para pejabat  itu.

"Semua kenyataan itu, bukan mustahil akan membuat pihak keluarga Soeharto merasa orang tua mereka ternyata hanya dizolimi dan kemudian negara ini jatuh di tangan orang yang hidup dengan penuh keserakahan. Maka tak heran bila seorang mengabarkan pada saya mengenai hal itu ketika mengikuti 'kicauan' pihak Cendana tentang praktik korupsi yang  merajela," demikian La Ode Ida.[dem]

http://m.rmol.co/news.php?csal198231

Keluarga Soeharto masih the best ketimbang keluarga Soekarno yang gontok-gontokan

Link: http://adf.ly/1DmLIa

Blog Archive