Saturday, April 11, 2015

Kita Sukseskan Konferensi Asia Afrika di Jakarta dan Bandung



Kota Bandung mencetak sejarah sebagai kota yang menjadi pusat pertemuan negara-negara di Asia dan Afrika pada April 1955. Sampai saat ini dikenal dengan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang melahirkan Dasasila Bandung. Dasasila ini melahirkan pernyataan soal dukungan bagi perdamaian dan kerjasama dunia dan memasukkan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB serta prinsip-prinsip Nehru. Konferensi ini akhirnya membawa kepada terbentuknya Gerakan Non-Blok pada 1961.

Pada bulan April 2015 ini, Bandung bersiap-siap untuk menggelar event besar 60 tahun Konferensi Asia Afrika. Dalam KAA tersebut, Panitia Nasional mengundang 109 negara Asia Afrika serta 16 negara pengamat dan 25 organisasi internasional untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Peringatan KAA yang berlangsung pada 19-24 April 2015 di Jakarta dan Bandung. Tiga kegiatan utama berupa Senior Official Meeting, Ministerial Meeting, dan Leaders Meeting, akan dilaksanakan di Jakarta pada 19-23 April 2015.
Sedangkan satu kegiatan utama, yaitu Bandung Historical Walk, dijadwalkan pada 24 April 2015.

Event besar berskala internasional seperti Konferensi Asia Afrika harus dan wajib hukumnya bagi kita untuk menyukseskan event tersebut. Karena, event tersebut mempertaruhkan harga diri dan nama baik bangsa Indonesia. Apabila KAA sukses dan berjalan lancar, maka akan menjadi kebanggaan kita sebagai masyarakat Indonesia dimana pemerintah Indonesia dapat menunjukkan kemampuan dan mengharumkan nama baik Indonesia di mata dunia dalam menyelenggarakan event berskala internasional.

Dukungan demi dukungan terhadap sukses dan lancarnya Konferensi Asia Afrika di Jakarta dan Bandung mengalir terus dari berbagai instansi atau lembaga. Dukungan hadir dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Sabtu (28/3) malam lalu, menggelar Pertunjukan Rakyat (Petunra) di Lapangan Kimia Farma, Jalan Cihampelas Blk, Bandung, guna menyosialisasikan Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika dan 10 Tahun Kemitraan Strategis Baru Asia Afrika (NAASP).

Selain itu, dukungan suksesnya KAA juga hadir dari pihak Museum KAA yang merangkul masyarakat secara umum terlibat mensukseskan acara tersebut. Masyarakat yang membantu tergabung dalam Relawan Museum KAA. Hingga kini, sekurangnya 600 relawan sudah mendaftarkan diri baik secara online maupun datang langsung ke kantor pengelola Museum Asia Afrika di Jalan Asia Afrika No. 65, Bandung, Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkan oleh kepala Museum Asia Afrika, Thomas Siregar, Jumat (6/3) lalu. Serigar mengharapkan bisa merangkul masyarakat yang sebanyak-banyaknya untuk mensukseskan acara KAA.

Atas dukungan yang terus mengalir terhadap event Konferensi Asia Afrika tersebut, tentunya kita juga harus ikut berpartisipasi dan menyukseskan acara tersebut. Bisa dengan cara menjadi relawan saat persiapaan dan event KAA berlangsung atau dengan ikut mensosialisasikan kepada masyarakat luas akan pergelaran KAA di Jakarta dan Bandung. Dengan demikian, diharapkan atas peran aktif dari masyarakat dalam membantu event KAA akan menjadi sumbang sih yang besar kepada pemerintah dan akan menjadi kebanggaan kita bersama bila nanti KAA berjalan lancar, aman dan sukses.


BERPARTIPASI MENYUKSESKAN KAA, KARMA ANDA PASTI AKAN BAIK GAN



SUMUR   (politik.kompasiana.com)

Link: http://adf.ly/1EOBUZ

Blog Archive