Sunday, April 19, 2015

[Kobokan effect] Sebelum Kabur, Mario Sempat Bersikap Kasar pada Ortu


Rokan Hulu - Kedua orang tua Mario Steven Ambarita (21) tidak habis pikir melihat perubahan yang terjadi pada anaknya. Sebelum kabur dari rumah, tersangka penyusupan di roda pesawat Garuda ini sempat bersikap kasar kepada ayah ibunya.

Pihak keluarga dan tetangganya menilai selama ini Mario adalah anak yang baik dan ramah. Dia dikenal suka rajin membantu kedua orang tuanya. Mario juga dikenal pandai bergaul. Namun belakangan, seperti ada perubahan dalam jiwanya. Mario pendiam dan sepertinya ada yang tengah dipikirkan. Tapi tidak ada yang tahu pasti pikiran apa yang berkecamuk dalam benak Mario.Perubahan itu dirasakan kedua orang tuanya.

Sebelum Mario kabur pada Jumat (17/4/2015) sekitar pukul 01:00 WIB, Mario sempat bersikap tidak sopan.Tiar Sitanggang (49) ibu kandungnya bercerita, Mario pernah tidur di kamar tanpa mengenakan baju. Tiar lalu memberikan selimut agar tidak kedinginan."Saya melihatnya kasihan tidur tanpa baju. Terus aku selimutilah anakku itu. Tapi rupanya dia tidak terima, dia marah sama kami," kata Tiar kepada wartawan di rumahnya di Baganbatu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), terpaut 200 km arah utara dari Pekanbaru, Minggu (19/4/2015).

Sikap Mario yang marah-marah hanya karena diberikan selimut, membuat kaget ibu dan bapaknya. Mereka melihat adanya perubahan dalam diri Mario."Kami tidak tahu, kenapa Mario bersikap seperti itu. Dia marah-marah, dan kami akhirnya hanya diam saja. Padahal dulu anakku tidak seperti itu," kata Tiar. Kini, kedua orang tuanya kebingungan setelah anak pertamanya kabur dari rumah. Mereka sudah lapor ke Polsek Bagansinemba terkait kaburnya Mario.

http://m.detik.com/news/read/2015/04/19/114336/2891426/10/sebelum-kabur-mario-sempat-bersikap-kasar-pada-ortu

Sungguh bahaya efek air kobokan, bikin tolol dan durhaka
Harus disetarakan dgn bahaya narkoba

Link: http://adf.ly/1FKkwx

Blog Archive