Thursday, April 9, 2015

[MAFIA BOLA] JOHAN IBO Diciduk Coba SUAP Pemain Borneo FC! ANTIKLIMAKS : DILIEPAS!


KOMPAS.com - Mafia sepak bola tertangkap tangan saat berusaha menyuap pemain Pusamania Borneo FC, Selasa (7/4/2015) malam. Yang mengejutkan, ternyata mafia tersebut adalah mantan pemain Persebaya Surabaya dan Arema Indonesia (LPI), Johan Ibo.

Johan ditangkap pengurus Pusamania Borneo di restoran cepat saji McD Basuki Rahmat Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 22.00 Wita. Bahkan sempat terjadi perkelahian antara pengurus Pusamania dengan Johan.

"Saya sempat kena pukul, jadi kami lakukan perlawanan," kata Manajer Pusamania, Dandri Dauri kepada Surya (Tribun Network) di Surabaya.

Akhirnya Johan berhasil ditangkap manajemen Pusamania dan dibawa ke Hotel Ina Simpang, tempat tim Pesut Etam menginap selama di Surabaya. Johan pun diinterogasi.

Menurut Dandri, ternyata tidak hanya Johan yang berusaha menyuap pemain Pusamania. Terdapat pemain asing yang bersama Johan saat itu. Pemain tersebut berasal dari Mali dan pernah bermain di Indonesia.

"Tetapi dia berhasil kabur saat hendak kami tangkap," kata Dandri.

Dandri menceritakan, kasus ini terungkap saat pemain yang hendak disuap, menceritakan hal tersebut kepada manajemen. Bahkan Johan sempat masuk ke kamar pemain untuk berbicara langsung, saat istirahat makan siang.

"Ada tiga pemain yang berusaha dia suap. Satu pemain ditemui langsung, satu pemain dihubungi lewat telepon, satu lagi belum sempat dihubungi," kata Dandri, yang enggan menyebutkan siapa saja pemain yang hendak disuap.

Mendengar hal itu, manajemen pun berusaha memancing mafia tersebut keluar. Akhirnya disepakati, mereka bertemu di McD Basuki Rahmad yang lokasinya tidak jauh dari Ina Simpang.

Tiba di lokasi, Dandri menghubungi nomor yang dipakai Johan. Dandri bersama kedua pengurus lainnya pun langsung mendatangi, dan berusaha untuk menangkap. Namun keduanya melawan dan sempat terjadi keributan. Akhirnya Johan kooperatif dan mau dibawa ke Ina Simpang, untuk diminta keterangan.

Menurut Dandri berdasar keterangan Johan, mereka menyuap tiga pemain untuk kalah saat melawan Persebaya Surabaya, Rabu (8/5/2015), dalam laga Indonesia Super League (ISL) 2015.

Berdasarkan informasi dihimpun, yang hendak disuap adalah dua pemain kunci Pusamania yakni Okto Maniani, Erick Weeks, dan satu pemain yang belum diketahui namanya.

Masih belum jelas apa motif dari penyuapan ini. Apakah suruhan dari pihak Persebaya, atau lainnya. Dandri juga belum bisa memastikan kedua mafia tersebut disuruh siapa, tetapi besar kemungkinan itu adalah suruhan bandar judi.

"Kayaknya ini jaringan bandar judi. Di handphone dia ada kontak yang ditulis bandar, dan lainnya. Banyak pihak yang terlibat, mulai dari mantan pemain sepak bola, agen pemain, dan pemilik klub," tambah Dandri.

SURABAYA, KOMPAS.com - Hingga Rabu (8/4/2015) sore, terduga penyuap pemain Pusamania Borneo FC, Johan Ibo, masih diperiksa di Mapolrestabes Surabaya. Johan mengaku, dia hanya dijebak oleh seseorang berinisial "H".

Johan enggan menyebut siapa "H". Yang jelas kata dia, H adalah bandar besar di balik aksi upaya penyuapan pemain Pusamania Borneo FC menjalang laga ISL di kandang Persebaya Surabaya, Rabu (8/4/2015) malam.

Johan sendiri baru kali ini melakukan upaya penyuapan untuk kemenangan Persebaya. Dia berjanji akan membeberkan semua mafia di persepakbolaan Indonesia. "Saya akan bongkar semua mafia sepak bola di Indonesia selama ini," terangnya kepada wartawan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete, mengaku masih belum dapat memberikan keterangan detail soal upaya penyuapan itu. Yang jelas, dia sedang memeriksa dua orang saksi. "Nanti saya kabarkan lagi, sementara ini, pemeriksaan masih berlangsung," jelasnya.

Johan Ibo berhasil ditangkap setelah dipancing untuk bertemu dengan seorang pemain Borneo FC di suatu tempat di Surabaya, Selasa (7/4/2015) malam. Saat ditangkap, sebenarnya Johan bersama rekannya bernama Sila Bamba, namun dia melarikan diri saat diamankan di Polsek Genteng. Johan diduga berupaya menyuap pemain Borneo FC agar memenangkan Persebaya dalam pertandingan malam nanti.



JOHAN IBO Diciduk  Coba SUAP Pemain Borneo FC! ANTIKLIMAKS : DILIEPAS!

Johan Ibo Janji Bongkar Mafia Sepakbola Indonesia

Bola.net - Saat digelandang ke Mapolsek Gubeng, Johan Ibo diam seribu bahasa. Dengan hidung yang ditempeli plester untuk menutup luka, eks pemain Persebaya dan Arema ini menjawab sejumlah pertanyaan polisi di SPKT Polsek Genteng.

Tak hanya informasi yang dikorek dari pemain binaan Pelita Jaya ini. Johan hanya mengaku dijebak oleh seorang bandar judi bola berinisial H. Dengan lantang, Johan berjanji akan membongkar semua mafia sepakbola yang ada di Indonesia.

"Saya akan bongkar semua mafia sepakbola di Indonesia. Saya sendiri baru kali ini melakukannya," tegas pemain berusia 29 tahun yang merupakan kakak kandung pesepakbola Persipura Jayapura, Andri Ibo ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Johan Ibo ditangkap saat berusaha menyuap tiga pemain Pusamania Borneo FC. Ketiga pemain ini diminta untuk memenangkan Persebaya dalam pertandingan QNB League, Rabu (8/4) malam ini di Stadion Gelora Bung Tomo. (faw/pra)




JOHAN IBO Diciduk  Coba SUAP Pemain Borneo FC! ANTIKLIMAKS : DILIEPAS!

Bola.net - Upaya suap yang dilakukan terhadap pemain Pusamania Borneo FC ternyata tak dilakukan oleh Johan Ibo seorang. Mantan pemain Persebaya dan Arema diduga dibantu salah seorang pemain asing asal Mali bernama Sylla Mbamba.

Sylla Mbamba disebut-sebut menemani Johan saat bertemu dengan perwakilan Borneo FC di salah satu restoran cepat saji di Surabaya pusat. Namun saat akan dibawa ke Polsek Genteng, Johan Ibo berhasil ditangkap dan Mbamba kabur.

"Johan berhasil ditangkap. Sedangkan rekannya kabur," terang manajer Borneo FC, Danri Dauri kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/4) dini hari. Johan sendiri akhirnya digelandang ke Mapolsek Genteng untuk dimintai keterangan.

Kabar yang dihimpun hingga siang ini, kasus penangkapan Johan disebut tengah ditangani secara langsung oleh Polrestabes Surabaya. (faw/pra)


Tidak Ada Bukti Menyuap, Johan Ibo Tinggalkan Polrestabes Surabaya

Surabaya - Setelah menjalani pemeriksaan cukup lama di Polrestabes Surabaya, Johan Ibo akhirnya dilepas. Mantan pemain Pelita Jaya, Persebaya, dan Arema itu tidak terbukti melakukan penyuapan seperti yang dituduhkan.

"Belum ada penetapan tersangka dan kami tidak ada hak untuk menahan. Yang bersangkutan meninggalkan sini (Polrestabes Surabaya) sekitar pukul 20.30 WIB," ujar Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya AKP Dewa Putra Yoga kepada detikcom.

Dewa mengatakan, tidak ada bukti yang kuat untuk menjerat pria asal Papua tersebut. Dan belum ada pasal yang bisa disangkakan kepada Ibo. "Unsurnya kurang kuat sehingga tidak bisa ditindak secara pidana. Belum ada pasal yang mengatur," lanjut Dewa.

Dewa menerangkan, salah satu unsur penyuapan adalah pejabat yang disuap dan mengganggu kepentingan publik. Namun dua unsur tersebut tidak ditemukan dalam kasus Ibo.

Yang dilakukan Ibo masihlah sebatas janji-janji yang buktinya memang ada pada SMS yang diajukan sebagai bukti oleh manajemen Pusamania Borneo FC. Dan Ibo belum melakukan penyuapan yang dituduhkan.

"Tindak pidana suapnya belum dilakukan," tandas Dewa.

Johan Ibo dilaporkan manajemen Borneo FC atas tuduhan hendak menyuap tiga pemain Borneo FC, dua di antaranya adalah Okto Maniani dan Erick Weeks. Ibo mulai mendekati pemain yang disuap pada Selasa (7/4/2015).Next

Link: http://adf.ly/1E8vae

Blog Archive