Saturday, April 11, 2015

Mega Dianggap Tak Sah, GP Akan Susun Pengurus DPP Tandingan


Mega Dianggap Tak Sah, GP Akan Susun Pengurus DPP Tandingan

Denpasar - Gerakan pembaruan PDIP menilai terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP tidak sah. Untuk itu, gerakan pembaruan akan mengimbangi kekuatan Megawati dengan membentuk pengurus DPP tandingan. Hal ini disampaikan motor gerakan pembaruan PDIP Sukowaluyo Mintohardjo saat persiapan chek out dari Hotel Bali Hyatt, Sanur, Bali, Kamis (31/3/2005).

"Terpilihnya Megawati sebagai Ketum tidak mengejutkan lagi. Karena yang tidak setuju dengan Mega sudah berada di luar kongres, " kata Sukowaluyo. Selain itu, lanjut Suko, yang berkongres secara aklamasi memilih Mega mesti dipertanyakan. Berapa yang hadir. "Kongres sudah digugat, dan tidak sah sehingga semua produk tidak sah, termasuk terpilihnya Megawati, yang terpilih secara aklamasi," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, gerakan pembaruan PDIP telah membentuk tim 29 untuk membentuk struktur DPP perjuangan 2005-2010. "Kita akan membuat pengurus, yang tugasnya melakukan langkah-langkah organisatoris sesuai AD/ART," imbuhnya. Sementara untuk gugatan terhadap jalannya kongres akan diajukan ke PN Jakarta Selatan. Selain itu, juga akan melaporkan kepada KPU tentang adanya gugatan terhadap kongres yang tidak sah.

"Kita tidak berpikir membuat wadah baru. Nanti ada 2 PDIP, yaitu PDIP yang benar dan tidak benar," ujar Suko tuntas.


  (news.detik.com)

Sudah lupa kah kalian dengan slogan JAS MERAH?
berani bikin kanjeng mami marah, siap-siap saja dibenci seumur hidup

Lagian PDIP itu kan partai keluarga. Kecuali trah Soekarno mana bisa mimpin PDIP.

Link: http://adf.ly/1EM0m0

Blog Archive