Thursday, April 23, 2015

(ngamuk 86)Polisi Ngamuk saat Akan Ditahan





LUBUKLINGGAU - Seorang anggota Polri berinisial AR yang bertugas di Binmas Polres Musirawas mengamuk saat dibawa jaksa untuk dijebloskan ke dalam ke lembaga pemasyarakatan.

Penahanan ini dilakukan setelah tersangka diperiksa oleh Jaksa Bidang Pidana Umum (Pidum) untuk kasus penipuan. Saat itu tersangka yang masih mengenakan pakaian dinas keluar meninggalkan ruangan Pidum dan akan pergi menggunakan sepeda motor Yamaha Mio.

Namun, aksi tersangka diketahui oleh penyidik dan langsung mengejar tersangka di halaman parkir kejaksaan, dan berhasil mencabut kunci kontak motor tersangka.

Pada saat itulah tersangka Bripka AR yang sudah tak bisa pergi, akhirnya memarahi para petugas sambil meminta agar dirinya diizinkan untuk pulang.

Perbuatan tersangka diduga dilakukan untuk menghindari agar tidak dilakukan penahanan terhadap dirinya. Penyidik yang tidak mengubris keinginan tersangka, sempat membuat tersangka kalap dan hampir terjadi adu jotos dengan petugas kepolisian yang sedang berada di Kantor Kejaksaan. Beruntung anggota Polri lainnya dengan bantuan Jaksa bisa meredam amarah tersangka.

Setelah diberi penjelasan oleh Jaksa, akhirnya tersangka luluh dan langsung ditahan sesuai surat perintah penahanan yang ditanda tangani oleh Kepala Kejari Lubuklinggau.

Kasi Pidum Kejari Lubuklinggau, Oktafiansyah Effendi menjelaskan bahwa tersangka dalam kasus penipuan terbukti melakukan tindakan melawan hukum setelah didapati bukti yang cukup.

Okta menjelaskan, kronologis penipuan yang dilakukan tersangka terjadi pada Januari 2010, di mana tersangka meminjam kalung beserta uang senilai Rp23,900 juta terhadap korban atas nama Supartini di tempat kejadian perkara (TKP) areal kantin Statsiun kereta api Lubuklinggau.

Setelah korban memberi uang kepada tersangka, ternyata tidak ada itikad baik dilakukan tersangka untuk mengembalikan uang kepada korban hingga pada Februari 2010 korban melaporkan penipuan ke unit P3D Polres Musirawas.

Masih dikatakan Okta, pada 21 April 2015 keluarlah surat penahanan. Penahanan tersebut dilakukan agar tersangka tidak melarikan diri, mengulangi perbuatannya.

"Tadi memang ada keributan, tersangka ingin pulang dengan alasan istrinya sakit. Karena penyidik Polres Lubuklinggau takut tersangka melarikan diri, akhirnya dicegah," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Musirawas, AKBP Nurhadi Handayani membenarkan, bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau dan Kejari untuk melakukan penahanan. Menurutnya, anggota atau tersangka tersebut kerap membuat ulah dan tidak pernah masuk kerja di Polres Musirawas bidang Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas).

"Iya benar, kita tidak ada kompromi sama anggota yang buat masalah, dan itu memang kasus lama. Hal itu, dilakukan supaya anggota yang lain tidak meniru perbuatannya yang mencoreng nama baik Kepolisian," pungkasnya.

http://news.okezone.com/read/2015/04/22/340/1138308/polisi-ngamuk-saat-akan-ditahan


saya berhak, saya berhak!!!!

Link: http://adf.ly/1Fh5Nd

Blog Archive