Wednesday, April 15, 2015

PBB Berlakukan Embargo Senjata Terhadap Syiah Houthi Yaman


PBB Berlakukan Embargo Senjata Terhadap Houthi Yaman, Rusia Abstain

Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa (14/04/2015)mengeluarkan resolusi berupa pemberlakuan embargo senjata terhadap pemberontak Houthi yang melawan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung oleh koalisi pimpinan Saudi.

Resolusi yang diajukan oleh Jordan diterima 14 suara yang mendukung dengan satu suara abstain dari Rusia.

Saat diskusi tentang bentuk akhir teks, Moskow dilaporkan bersikeras memberlakukan embargo senjata terhadap semua pihak, termasuk pemerintah Yaman, Abd Rabbuh Mansour Hadi, yang didukung PBB.

Ada indikasi luas bahwa Syiah Iran memberikan dukungan material kepada para pemberontak.

Resolusi itu juga memberlakukan pembekuan aset dan larangan perjalanan global kepada Ahmed Saleh, putra mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, dan Abdul Malik al Houthi, pemimpin pemberontak Syiah Houthi.

Pemberontak Houthi "berusaha untuk melakukan kudeta terhadap pemerintah yang sah dari Yaman dengan otoritas pemerintahan yang tidak sah yang didominasi Houthi," isi resolusi tersebut.

"Inggris menyambut res 2216 di #Yemen. #UNSC Membuat langkah-langkah lebih lanjut yang jelas jika #Houthis gagal untuk menghentikan agresi mereka," kata misi British PBB di Twitter.

Yaman berada dalam kekacauan sejak September lalu, ketika Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan berusaha memperluas pengaruh mereka atas seluruh negara tersebut.

Resolusi itu mengatakan pemberontak Houthi harus menarik diri dari wilayah dan lembaga pemerintah yang mereka rebut.

Sejak 25 Maret, Arab Saudi dan sekutu Arabnya telah menghantam posisi pemberontak Houthi di Yaman dalam pemboman yang telah menewaskan lebih dari 600 orang, menurut PBB.

Riyadh mengatakan serangan tersebut untuk menanggapi seruan Presiden Hadi untuk "menyelamatkan rakyat Yaman dari agresi militer Houthi."

Konflik saat ini terlihat sebagai proxy war antara Sunni Arab Saudi dan mayoritas Syiah Iran.

http://www.jurnalislam.com/internasi...a-abstain.html
================================================================

silakan antek syiah antri nangis darah disini ngakak.gif




Link: http://adf.ly/1EvYkM

Blog Archive