Tuesday, April 14, 2015

Pengurus Baru PDIP: Yang Muda Tersingkir, Yang Terlibat Korupsi Menjabat


Pengurus Baru PDIP: Yang Muda Tersingkir, Yang Terlibat Korupsi Menjabat 

Musyawarah Nasional (Munas) PDIP di Bali berakhir dengan terbentuknya struktur kepengurusan baru dengan masa bakti 2015-2020. Namun cukup mengejutkan, pada nama-nama yang tertera dalam kepengurusan DPP PDIP itu tidak ditemukan kader-kader muda yang selama ini menjadi icon PDIP. Malah beberapa nama yang pernah terlibat kasus korupsi mengisi daftar kepengurusan.

Nama-nama seperti Maruarar Sirait, Rieke Diah Pitaloka, Eva Kusuma Sundari dan Pramono Anung tersingkir dari kepengurusan pusat. Namun nama-nama seperti Rochmin Dahuri, Bambang Dwi Hartono, dan Idham Samawi malah terdaftar sebagai pengurus.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan zaman Megawati, Rokhmin Dahuri adalah terpidana kasus korupsi pungutan dana di Departemen Kelautan dan Perikanan. Ia divonis bersalah karena korupsi dan dijatuhi hukuman selama tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta pada Juli 2007. Di kepengurusan DPP PDIP, Rokhmin menjabat sebagai Ketua Bidang Kemaritiman.

Sedangkan Bambang Dwi Hartono adalah mantan Wakil Wali Kota Surabaya. Ia menjabat sejak 28 September 2010 hingga 14 Juni 2013 karena mengundurkan diri untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Timur. Pada 27 November 2013, Bambang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi gratifikasi DPRD-Pemkot Surabaya sebesar 720 juta rupiah oleh Polda Jawa Timur. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, dirinya tidak langsung ditahan oleh kepolisian dikarenakan ia bersifat kooperatif dan tidak akan melarikan diri. Ia dipilih sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu pada kepengurusan baru DPP PDIP ini.

Idham Samawi pernah menjabat bupati Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama 2 periode, 1999 – 2004 dan 2005 – 2010. Ia tersangkut kasus korupsi hibah Persiba Bantul sebesar Rp.12,5. Ditetapkan sebagai tersangka sejak minggu ketiga dibulan Juli 2013 silam, Idham masih bebas hingga kini. Di kepengurusan DPP PDIP ini ia pun menjabat sebagai Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi.

Selain adanya personel yang tersangkut kasus korupsi, kepengurusan baru DPP PDIP ini juga diwarnai dengan dualisme jabatan, di mana Menteri Puan Maharani mendapat tempat sebagi Ketua Bidang Politik dan Keamanan


wah... bener2 pengurus dream team nih... jayalah Indonesiaa...!! Hidup petugas partai..!!

Link: http://adf.ly/1Ep0VC

Blog Archive