Monday, April 27, 2015

PN Bekasi Mediasi Gugatan Jalan Rusak Warga dengan Wali Kota dan Pemprov Jabar


PN Bekasi Mediasi Gugatan Jalan Rusak Warga dengan Wali Kota dan Pemprov Jabar

Jakarta - Pengadilan Negeri Bekasi melakukan mediasi gugatan perdata warga Bekasi dengan Walikota dan Pemprov Jawa Barat. Selama 40 hari ke depan kedua belah pihak akan dicari jalan tengahnya oleh Ketua Majelis Hakim, Purwanti.

Sidang kali ini dihadiri oleh kuasa hukum penggugat Nelson Nicodemus Simamora dari LBH Jakarta yang mewakili Sulastri Maeda Yoppy (36) anak sulung pemotor yang meninggal di jalan Siliwangi, Narogong, Kota Bekasi.

"Hari ini kita masuki tahap mediasi dengan semua pihak. Proses mediasi selama 40 hari ke depan," ujar Denny Wahjudin sebagai Kepala Bagian Bantuan Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat di PN Bekasi, Senin saat dihubungi wartawan, Senin (27/4/2015).

Denny mewakili pihak tergugat yakni Gubernur Jawa Barat sebagai tergugat 1 dan kuasa hukum tergugat 2 yakni Kepala Dinas Bina Marga Pemprov Jawa Barat. Sementara tergugat 3 dalam hal ini Walikota Bekasi memberi kuasa kepada staf biro hukum Sugianto.

"Kita menilai gugatan ini masuk akal. Tapi kalau berbicara ganti rugi, susah dipenuhi. Apalagi, dalam gugatan tersebut disebut dikatakan Gubernur Jawa Barat dan Kepala Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat telah melanggar hukum. Masih kita perdebatkan kebenaran, perbuatan melanggar hukum," ungkap Denny.

Adapun jalan rusak tidak bisa disalahkan sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas. Karena kecelakaan lalu lintas disebabkan tiga faktor yakni kesalahan penggunan jalan itu sendiri, sarana jalan dan kelayakan kendaraan.

"Hal ini bisa ditanyakan ke polisi, bukan kami yang melakukan penilaian," kata Denny.

Jakarta - Berdasarkan fakta lapangan yang digalinya oleh pihaknya kecelakaan yang terjadi pada 8 Februari 2014 lalu, terjadi setelah menabrak truk. Korban yang melintas di Jalan Raya Siliwangi Narogong tepatnya di pangkalan IV terjatuh akibat lubang sedalam 10 sentimeter.

"Pengendara motor yang menabrak truk. Padahal truk itu sudah berhenti. Sementara permintaan penggugat untuk perbaikan jalan dan pemenuhan rambu jalan semua telah dipenuhi setiap tahu ada anggaran untuk pemeliharaan jalan Siliwangi Narogong," paparnya.

Denny mengatakan pada tahun 2013 Pemkot Kota Bandung digugat akibat jalan rusak. Tak tangung-tangung terdapat 34 ruas jalan yang dituntut proses perbaikan oleh warga ke PN Bandung.

"Tapi tidak ada permintaan ganti rugi seperti ini," paparnya.

Menanggapi gugatan pihak penggugat, Tergugat 3 dalam hal ini Pemkot Bekasi dan Tergugat IV yakni Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Kedua unsur itu masih menunggu hasil mediasi.

"Kita belum tahu rencana selanjutnya. Masih melakukan mediasi. Proses mediasi masih ada jenjang waktu 40 hari kedepan dengan tambahan waktu 15 hari berikutnya," tandasnya Indra Permana, staf Bagian Hukum Pemkot Bekasi di PN Bekasi .  (news.detik.com)


ada mediasi jg ternyata..


Link: http://adf.ly/1FuMl3

Blog Archive