Tuesday, April 7, 2015

Putri Bung Karno yg satunya: Jokowi-JK Dipertahankan, NKRI Bisa Hancur


Putri Bung Karno: Jokowi-JK Dipertahankan, NKRI Bisa Hancur
Senin, 6/4/2015

intelijen – Putri Presiden pertama RI Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, mengingatkan bahwa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak bisa dipertahankan lagi. Alasannya, jika Jokowi masih dipertahankan, Indonesia akan semakin hancur.

"Jokowi-JK tidak bisa dipertahankan lagi. Indonesia akan makin hancur bila masih mempertahankan Pemerintahan Jokowi-JK," tegas Rachmawati dalam keterangannya kepada intelijen (06/04).

Menurut Rachmawati, rezim Jokowi hanya menjadi kaki tangan nekolim, boneka kaum kapitalis liberalis yang menjual negara ke pihak asing.

"Praktik ini tak jauh beda dengan yang dilakukan Megawati Soekarnoputri saat menjadi presiden. Bahkan diyakini pengabaian terhadap Pancasila dan UUD 1945 sebagai ideologi negara akan lebih parah terjadi saat ini," papar Rachmawati.

Kata Rachmawati, Jokowi tidak banyak mempunyai kewenangan dalam memberikan keputusan karena hanya sebagai petugas partai. "Jika pemerintahan Jokowi-JK tetap dibiarkan maka akan berakibat pada hancurnya ideologi negara yang pada gilirannya akan menghancurkan NKRI di tangan rezim proxy kapitalis," pungkas Rachmawati.
http://www.intelijen.co.id/putri-bun...i-bisa-hancur/


Guruh: Jokowi, Puan, Megawati Tidak Layak Nyapres
Jumat, 25 Oktober 2013, 15:26 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guruh Soekarnoputera menegaskan sikapnya menolak Joko Widodo sebagai calon presiden (capres) murni sikap pribadi.

"Iya benar (tidak mau Jokowi nyapres). Tapi itu murni pendapat saya pribadi lho. Jangan dibuat seolah-olah ada yang mengendalikan saya. Tidak ada satu partai pun atau organisasi atau pihak mana pun yang bisa mengendalikan saya," katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (25/10).

Kapasitas dan kapabilitas Jokowi belum memenuhi syarat menjadi capres. Guruh mengatakan Jokowi masih perlu banyak hal yang harus dipelajari Jokowi. Dia mengatakan Jokowi sebaiknya menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Apalagi kalau jadi presiden itu kan harus tahu semua masalah. Harus tahu permasalahan internasional juga," ujarnya.‬

Tingginya elektabilitas Jokowi dalam survei bukan ukuran dia layak menjadi pemimpin. Hal ini karena, menurut Guruh, mayoritas masyarakat Indonesia belum sepenuhnya memahami politik. "Ya itu kan masalah survei. Hanya karena sering muncul di media kemudian jadi dipilih?," kata Guruh.

Guruh mengatakan, pemahaman politik yang rendah di masyarakat terjadi karena selama 32 tahun pemerintahan Orde Baru masyarakat hanya diajak berpikir pada hal-hal yang bersifat materialistis. Pemerintahan Orde Baru tidak pernah berupaya memberikan pendidikan politik yang baik ke masyarakat.

Dia menilai, tidak ada satu pun figur nasional yang saat ini pantas diusung menjadi capres. "Tidak ada. Bahkan Puan pun menurut saya belum cocok untuk jadi capres. Masih banyak yang harus dia pelajari," katanya.

Bagaimana dengan Megawati? Guruh mengatakan Megawati sudah tidak cocok lagi maju menjadi capres. "Juga tidak cocok. Sudah bukan zamannya lagi buat dia. Saya ini kan yang paling mengerti Ibu Mega," ujarnya.

Guruh mengatakan, yang penting dilakukan di PDI Perjuangan sekarang adalah menguatkan konsolidasi di tingkat internal. Menurutnya perlu ada upaya keras untuk menjadikan ideologi Pancasila hidup dalam sikap politik partai maupun perilaku kader. "Kalau dari PDIP saat ini masih belum ada nama lah. Di partai lain juga," katanya.
http://m.kaskus.co.id/redirect?url=h...-layak-nyapres

------------------------------

Jangan mendahului karsa Gusti Allah



Link: http://adf.ly/1DrrQi

Blog Archive