Friday, April 24, 2015

Sopir Taksi di China Koleksi 30.000 "Selfie" dengan Penumpangnya


Quote: 2213280Selfie-Taksi-China780x390.jpg
Teng Jiazhi (60), pengemudi taksi di kota Shenyang, China, selama empat tahun terakhir mengumpulkan 30.000 foto selfie bersama para penumpangnya.

BEIJING, KOMPAS.com — Melakukan foto selfie kini sudah semakin menjadi tren di berbagai belahan dunia. Namun, hal yang dilakukan seorang pengemudi taksi asal kota Shenyang, China, ini sungguh luar biasa.

Bagaimana tidak, pengemudi taksi bernama Teng Jiazhi itu mengatakan sudah melakukan sekitar 30.000 selfie bersama para penumpangnya selama empat tahun terakhir.

Namun, bagi pria berusia 60-an itu, selfie pertamanya yang paling melekat dalam benaknya. Kepada harian Shenyang Evening News, Teng mengatakan, pada suatu malam yang dingin membeku di provinsi Liaoning, dia mengangkut dua orang penumpang yang sudah menunggu di tepi jalan selama hampir satu jam.

Mereka sangat berterima kasih sehingga menawarkan uang tambahan untuk Teng. Namun, pria itu menolak uang tambahan tersebut dan sebagai gantinya, kedua penumpangnya itu berfoto bersama Teng dan memberikan foto itu kepadanya.

Teng mengatakan, peristiwa 10 tahun lalu itu memberikan inspirasi kepadanya. Kemudian, pada 2011 dia meletakkan kamera di dalam taksinya untuk berfoto bersama para penumpangnya, sekadar untuk bersenang-senang.

Rata-rata, Teng mendapatkan 80 orang penumpang sehari dan setidaknya 20 orang di antara mereka mau ber-"selfie" bersama pengemudi taksi yang ramah itu. Dalam empat tahun, Teng sudah mengoleksi lebih dari 30.000 selfie bersama para penumpangnya yang semuanya tersenyum lebar.

Kemudian, Teng mengunggah foto-foto selfie-nya itu ke akun Weibo miliknya, yang membuat Teng mendapatkan 100.000 pengikut. Para pengikutnya menyebut Teng dengan nama "Paman Teng" atau "Kakak yang Tersenyum".

Pecahkan rekor

Koleksi selfie "Paman Teng" pun terbayar. Awal pekan ini, Teng mendapatkan anugerah sebagai pemilik koleksi selfie terbanyak di China. Namun, menjadi kolektor selfie terbanyak ternyata bukan menjadi tujuan Teng. Lalu apa sebenarnya yang menjadi tujuan pribadinya?

"Saya mencoba yang terbaik untuk membantu para penumpang saya yang memiliki masalah. Semua hanya memerlukan sedikit percakapan, nyanyian, atau lelucon untuk membuat mereka bahagia," kata Teng.

Teng mengingat suatu ketika saat seorang perempuan muda yang menumpang taksinya menolak untuk melakukan selfie bersamanya. Lalu Teng mencoba berbicara dengan penumpangnya itu.

"Akhirnya saya tahu, gadis itu baru saja bertengkar dengan ibunya, lalu saya menyanyikan sebuah lagu lama tentang seorang ibu yang memang tak selalu bisa membantu, tetapi selalu menyayangi anak-anaknya. Lalu dia mulai menangis dan saat saya selesai menyanyi, dia langsung menelepon ibunya dan meminta maaf," kenang Teng.

Tentu saja, setelah menelepon sang ibu, gadis itu selanjutnya bersedia berfoto bersama Teng, yang sekaligus menambah koleksi selfie-nya.

http://internasional.kompas.com/read...n.Penumpangnya

Tanggapan agan dan mbaknya gimana nih?
Wah gaul juga ya

Link: http://adf.ly/1FiyyL

Blog Archive