Saturday, April 18, 2015

Tanggapi kasus Deudeuh, Ahok kembali wacanakan bangun lokalisasi



Merdeka.com - Warga Jakarta dikagetkan dengan kasus tewasnya Deudeuh Alfisahrin di indekosnya kawasan Jalan Tebet Utara, Jakarta Selatan. Kasus ini membongkar adanya prostitusi melalui media sosial sehingga sulit dikontrol oleh penegak hukum.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, salah satu solusi untuk mengurangi kemungkinan adanya prostitusi ilegal adalah sentralisasi. Bahkan rencana tersebut sudah pernah disampaikan beberapa tahun lalu.

"Bikin lokalisasi. Saya dulu ngomong lokalisasi dicerca orang habis. Itu yang saya bilang kalau Anda mau belajar sesuatu itu musti jelas. Ini masalah penegakan hukum," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/4).

Menurut Ahok, segala tempat berpotensi dijadikan tempat prostitusi ilegal, entah itu hotel mewah maupun apartemen. Untuk itu, lanjut dia, perlu ada sentralisasi agar semakin jelas peruntukannya dan izin yang diberikan.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mencontohkan, salah satu sahabat Nabi Muhammad pernah mengisahkan tentang seorang pelacur yang akhirnya masuk surga karena dia memberikan minuman kepada seekor anjing yang kehausan.

Karena iba, sang pelacur memberikan minum melalui sepatunya kepada si anjing. Atas perbuatan sang pelacur yang tulus itu dia dijamin masuk surga.

"Orang bikin prostitusi. Nabi aja bilang, prostitusi yang baik orang kasih makan anjing bisa masuk surga juga lho. Jadi zaman nabi pun sudah ada prostitusi. Betulkan," tutupnya.

Beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, berniat melegalkan kawasan lokalisasi di Jakarta. Tapi dia sadar wacana itu tak semudah membalik telapak tangan untuk diwujudkan.

Kata pria yang akrab disapa Ahok itu, urusan biologis seseorang tidak ada yang bisa mengatur. Meskipun berzina itu dosa, lanjutnya, apa bedanya korupsi dan membunuh pun juga dosa besar di mata Tuhan.

"Lu berzina, lalu korupsi, itu dosa enggak? Ya dosa. Masuk neraka enggak? Masuk. Meskipun saya enggak tahu beneran apa enggak neraka sama surga ada. Tapi saya percaya," kata Ahok saat berkunjung ke redaksi merdeka.com, Rabu (28/5) kemarin.

lokalisasi  

Inilah kalau orang tidak paham agama islam. Segala tamsil dijadikan pembenaran. Darimana anda tahu bahwa di jaman Rasulullah itu sudah ada prostitusi?

cerita seorang pelacur yang memberi minum pada hewan yang kehausan itu bukan untuk membenarkan logika pelacuran/prostitusi, Hok!
cerita itu dimaksudkan bahwa setiap perbuatan baik, sekecil apapun pasti ada balasannya.
Pelacur itu masuk surga, Insyaallah, tapi dia pun harus mempertanggung jawabkan dosa-dosa pelacurannya terlebih dahulu....

yang begini masih ada yang mengidolakan?

Link: http://adf.ly/1FDatW

Blog Archive