Wednesday, April 15, 2015

[TEEEEEETTTT.....]Brigjen TNI (Purn) Adityawarman:situasi kita mirip"tahun 1965


Mantan staf ahli Panglima TNI,
Brigjen TNI (Purn)
Adityawarman Thaha
menyatakan bahwa kondisi
Indonesia kini diambang bahaya
komunis.
Adityawarman menyebut,
Komunis Gaya Baru (KGB) pada
awalnya terjadi ketika era
reformasi. Hingga kini, orang-
orang komunis berhasil masuk
dalam pemerintahan,
diantaranya menduduki kursi
DPR dan MPR RI.
"Komunis Gaya Baru ini
memanfaatkan setiap situasi dan
kondisi yang ada. Di era
reformasi inilah mereka berhasil
mendudukkan orangnya di DPR
dan di MPR. Ini tidak fitnah,
saya dapat data-datanya dan
bisa dipertanggungjawab," kata
Brigjen TNI (Purn)
Adityawarman Thaha dalam
Pengajian Politik Islam (PPI)
yang digelar di Masjid Agung
Al-Azhar, Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan, pada Ahad
(12/4/2015).
Ia pun mengingatkan kepada
masyarakat dan terutama
kepada aparat agar tidak lalai
dengan bahaya laten
komunis. (Baca: Mantan Staf
Ahli Panglima TNI: Amerika dan
Cina Bersatu Kuasai Indonesia )
"Kalau kita bicara komunis
dengan masyarakat yang tidak
paham atau jangankan
masyarakat biasa dengan aparat
saja mereka ketawa," tegasnya.
Sebab, para penganut komunis
sengaja menebar pengaruh di
tengah masyarakat bahwa
seolah paham komunis tidak
lagi berbahaya atau sudah tidak
ada.
"Itu yang mereka kembangkan
di tengah masyarakat, sehingga
kita terninabobokan dan satu
persatu mereka nyalip masuk di
dalam pemerintahan,"
ungkapnya.
Gejala tersebut terlihat dengan
mulai tak dibahas lagi
kekejaman PKI dalam buku-
buku sejarah di sekolah.
"Apalagi di dalam buku-buku
pelajaran sengaja dihilangkan,
tidak lagi disebut PKI. Dengan
inilah kami akan mencoba
menemui Mendikbud supaya
sejarah itu diteruskan,"
tuturnya.
Melihat gejala kebangkitan
Komunis Gaya Baru (KGB)
Adityawarman menegaskan
bahwa Indonesia dalam bahaya.
"Saya berani mengatakan situasi
kita hampir sama dengan tahun
1965," tegas Ketua Pengurus
Pusat (PP) Perhimpunan
Keluarga Besar Pelajar Islam
Indonesia (PII) tersebut.
Ia pun menyerukan kepada
seluruh elemen bangsa
Indonesia untuk waspada.
"Mereka itu sudah ada di mana-
mana!" tandasnya. [AW]

http://panjimas.com/news/2015/04/13/indonesia-darurat-
komunis-mantan-staf-ahli-panglima-tni-situasi-kita-hampir-
sama-dengan-tahun-1965/

hmmmm.......Waduh

yang diungkapkan Pak Brigjen(Purn) Adityawarman ada benarnya karena cukup beralasan

ditengah menguatnya negara cina secara ekonomi,politik,budaya,militer dll tentu ini sangat membuat amerika galau karena dominasinya atas dunia terancam

indonesia yg lemah gemulai,bagai gadis cantik yg non block dan posisinya yg bagus di antara 2 benua dan 2 samudra tentu sangat menggiurkan untuk mereka kuasai

indonesia coba di tarik agar condong atau bahkan ikut ngeblock salah satu block

salah satu cara,untuk masuk ke indonesia adalah merubah aturan aturan yg tidak sesuai dgn kepentingan negara mereka. bisa dengan membeli pejabat pejabat dgn duit gede atau dengan lewat partai politik yaitu dengan menyusupkan kader kader yg lbh pro barat ato pro timur untuk duduk di senayan jadi anggota dpr atau duduk di pemerintahan atau posisi strategis lainya

dan setelah mereka menempati posisi strategis barulah,pemegang remote control tinggal memerintahkan apa yg mereka perintahkan agar membuat srsuatu yg lbh menguntungkan negara sponsor

jamannya perang proxy dan perang asimetris yg tidak jelas siapa kawan dan siapa lawan seperti sekarang semua serba mungkin. jadi tidak ada yg tidak mungkin

Jasmerah

Link: http://adf.ly/1Euv5W

Blog Archive