Tuesday, April 7, 2015

TERNYATA INI YANG MEMBUAT PAK JOKOWI GALAU, GAK JADI EKSEKUSI MATI PARA PIDANA..


Jakarta, Propos.co.id – Diduga telah menerima uang sogokan sebesar 225 miliar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan proses hukuman mati duo bali nine yang merupakan warga negara Australia.Demikian diungkapkan oleh Pengamat Politik, Ahmad Lubis melalui pesan yang diterima Propos, Sabtu (04/04/2015).

"Kenapa Jokowi membatalkan hukuman mati duo Bali nine? Apa benar Jokowi telah disogok 225 Miliar?, " Tanya Ahmad. Ada deal antara Perdana Menteri Australia (Tony Abbott) dan Presiden RI Joko Widodo di Singapura usai pemakaman mantan Perdana Menteri Singapura (Lee Kuan Yew).

Tanpa publikasi media, keduanya mengadakan pertemuan rahasia terutama menyangkut pembatalan hukuman mati warga Australia. Abbott sudah menyetujui permintaan Jokowi. Dalam waktu dekat akan ada hibah dari Australia. Hibah itu aslinya deal antara Jokowi-Abbott untuk membatalkan hukuman mati bagi warga Australia.

"Terkait hal itu, rakyat Indonesia agar melihat kebijakan Jokowi terhadap Australia pasca pertemuan dengan Abbott tersebut. Jokowi hanya gertaknya saja, dia banyak bicara di media tapi aslinya nyalinya kecil, "ungkapnya.

Seperti kita ketahui dua terpidana mati kasus penyeludupan narkoba asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukuraman akan dieksekusi mati. Namun mereka mengajukan gugatan ke PTUN dan nasib akan ditentukan 6 April mendatang. Jika bandingnya ditolak, kedua terpidana mati akan segera dieksekusi.(HSY)


Diduga Menerima 225 Miliar, Jokowi Batalkan Hukuman Mati Duo Bali Nine  

Link: http://adf.ly/1DteSf

Blog Archive