Tuesday, April 7, 2015

(Teroris bangs*t) Abu Bakar Ba'asyir Diusulkan Pindah Lapas, Kenapa?


Komandan Daerah Militer 071/Wijayakusuma Cilacap Kolonel Inf Edison mengusulkan kepada pemerintah agar pimpinan Pesantren Ngruki, Abu Bakar Ba'asyir, dipindahkan dari Lapas Nusakambangan. Pemindahan itu diyakini akan meminimalisir sebaran doktrin radikal yang diajarkan Ba'asyir.

Menurut Edison, dari pemantauannya di Lapas Nusakambangan selama beberapa waktu ini, setiap tamu yang berkunjung ke sel Ba'asyir, selalu diberikan doktrin yang mengarah pada jihad untuk mewujudkan Negara Islam di Indonesia.

"Setiap pembesuk didoktrin tentang katanya negara ini seluruhnya kafir. Karena penasaran, beberapa bulan lalu kami silaturahmi dan membuktikan langsung," kata Edison dalam Rapat Koordinasi bertema 'Pemantapan Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Pergerakan ISIS di Wilayah Provinsi Jawa Tengah' di Jawa Tengah, Selasa 7 April 2015.

Dalam sehari, katanya, Ba'asyir bisa menerima kunjungan tamu hingga 20 orang. Ini juga tercatat di tahun 2014, sepanjang tahun itu, Baasyir telah menerima kunjungan tamu hingga 214.964 orang. Sebanyak 267 orang di antaranya berasal dari Jateng, Jawa Barat 96 orang, DKI Jakarta 207 orang dan Jawa Timur sebanyak 163 orang.

"Kalau tidak dibatasi, maka setiap minggu akan ada doktrin yang semakin banyak. karena itu kami minta agar Abu Bakar Ba'asyir bisa dipindahkan di lokasi lapas yang lain agar susah dijangkau para pembesuk dari luar," kata Edison.

Kadiv Lapas Kemenkumham Jawa Tengah, Yuspahrudin mengatakan, pihaknya akan segera menangani masalah kunjungan itu dalam waktu dekat. Pihaknya mengaku akan segera berkoordinasi dengan unsur terkait menyelesaikan masalah tersebut. "Khusus penempatan, sementara masih satu blok dan ke depan sedang kita tangani," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku, mengaku masukan mengenai persoalan napi terorisme di Nusakambangan akan segera diselesaikan. Dalam waktu dekat Ganjar mengaku akan berkunjung ke Nusakambangan bersama Kapolda, Pangdam dan unsur muspida lainnya.

"Untuk kewaspadaan kita. Kita juga akan koordinasikan dengan BNPT juga. Soalnya bahaya, jika tiap hari ada 15 pembesuk, bisa kayak MLM (Multi Level Marketing) itu, " ujar Ganjar.

http://nasional.news.viva.co.id/news...edium=facebook  (nasional.news.viva.co.id)

dasar teroris...mati kau dibunuh sama tuhan...

Link: http://adf.ly/1Dr1l5

Blog Archive