Sunday, April 26, 2015

Wuakakakkk ... DPR Percoyoo aja Janji Jokowi mau Buatkan Gedung Baru!


Presiden Jokowi Setuju Pembangunan Gedung Baru DPR
Apr 25, 2015

PERSePSIPOST.COM, JAKARTA – Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan, Presiden Joko Widodo menyetujui rencana pembangunan Gedung Baru DPR RI. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan pidato penutupan masa sidang III tahun sidang 2014-2015, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Ia mengungkapkan, pembangunan gedung baru ini diharapkan akan menjadi ikon nasional dan memperkuat peran representasi DPR RI serta mendekatkan wakil rakyat dengan konstituennya.

"Pembangunan ikon nasional ini telah mendapatkan persetujuan Presiden," kata Setya.

Pembangunan gedung baru diawali dengan pembentukan tim kerja pembangunan perpustakaan, museum, pusat penelitian, dan ruang kerja anggota serta tenaga ahli DPR RI. Proses pembangunannya akan dimulai pada 16 Agustus 2015 setelah Presiden Jokowi menyampaikan pidato nota keuangan.

Seremonial acara akan dimulai dengan mengajak Presiden dan tamu negara mengunjungi museum dan perpustakaan parlemen. Pada kesempatan yang sama, Presiden akan menandatangani komitmen pembangunan ikon nasional dan peletakkan batu pertama untuk pembangunan gedung baru DPR tersebut.

Ia melanjutkan, DPR RI berpandangan bahwa pembangunan ikon nasional ini akan menjadi warisan bangsa karena setelah 70 tahun Indonesia merdeka dan 17 tahun reformasi, lembaga legislatif belum pernah dibangun secara mandiri.

"Untuk itu, masyarakat Indonesia perlu mengetahui dan memberi dukungan terhadap rencana besar ini," kata dia
http://www.persepsipost.com/nasional...-baru-dpr.html


Transaksional, Keputusan Jokowi Setuju Gedung Baru DPR
Sabtu, 25 April 2015 17:02 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengkritik keputusan Presiden Joko Widodo yang menyetujui pembangunan gedung baru untuk DPR.

Peneliti Formappi, Lucius Karus, menganggap keputusan Jokowi tersebut transaksional.

"Besar kemungkinan ini transaksional. Presiden begitu mudah menyetujui rencana yang pastinya akan ditentang publik," kata Lucius saat dihubungi, Sabtu (25/4/2015).

Lucius menilai, dengan disetujuinya pembangunan gedung baru ini oleh Presiden, DPR tak akan terlalu kritis terhadap kinerja pemerintahan.
Program dan kebijakan yang diambil pemerintah pun tak akan mendapatkan pertentangan dari DPR.

"Persetujuan Jokowi kian menguatkan dugaan bahwa Jokowi semakin terperosok dalam kubangan lumpur kepentingan. Dia kehilangan nilai kebeningan jiwa untuk melihat sesuatu, termasuk pembangunan gedung parlemen secara benar," ucap Lucius.

Dalam pidato penutupan masa sidang III tahun sidang 2014/2015, Ketua DPR RI Setya Novanto mengungkapkan rencana pembangunan gedung baru DPR.

Presiden Joko Widodo telah menyetujui dan akan menghadiri seremoni peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut pada 16 Agustus 2015.

Setya mengatakan, pembangunan gedung baru ini diharapkan akan menjadi ikon nasional serta memperkuat peran representasi DPR RI dengan maksud mendekatkan wakil rakyat dengan konstituennya.

Pembangunan gedung baru diawali dengan pembentukan tim kerja pembangunan perpustakaan, museum, pusat penelitian, dan ruang kerja anggota serta tenaga ahli DPR RI.

DPR berpandangan bahwa pembangunan ikon nasional ini akan menjadi warisan bangsa karena setelah 70 tahun Indonesia merdeka dan 17 tahun reformasi, lembaga legislatif belum pernah dibangun secara mandiri
http://www.tribunnews.com/nasional/2...edung-baru-dpr


100 Janji Jokowi-JK Dibukukan
RABU, 05 NOVEMBER 2014 | 07:09 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Institute for Policy Studies (IPS) meluncurkan buku berjudul 100 Janji Jokowi-JK. Buku tersebut berisi 100 janji Jokowi dan Jusuf Kalla yang dirangkum dari berbagai media massa selama kampanye pemilihan presiden 2014.

"Buku ini merupakan pesan terhadap janji-janji mereka," kata Direktur Eksekutif IPS Tri Muhammad Andika di Kampung Poncol, Jakarta Timur, Selasa, 4 November 2014. Peluncuran buku 100 Janji Jokowi-JK juga dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon; bekas anggota DPR, Nurul Arifin; anggota DPRD DKI Jakarta, M. Sanusi; dan budayawan Betawi, Ridwan Saidi.

Andika mengatakan penerbitan buku ini bisa dijadikan pelajaran politik bagi masyarakat. Masyarakat, menurut Andika, bisa mengingat dan menagih janji-janji yang diumbar Jokowi ketika berkampanye. Dengan terbitnya buku ini, Andika berharap para politikus selalu mengingat bahwa janji kampanye harus bisa dipertanggungjawabkan. "Buku berisi 99 janji kampanye dan 1 janji sumpah jabatan," ujar Andika.

Fadli Zon mengapresiasi buku ini. Menurut politikus Gerindra ini, buku tersebut bisa menjadi pelajaran untuk dirinya sendiri dalam memegang janji sebagai pimpinan DPR. "Buku ini bagus untuk semua politikus," ujarnya.

Fadli mencontohkan janji Jokowi yang dimasukkan ke buku tersebut. Dia meminta Jokowi menepati janji mengalokasikan dana Rp 1 miliar untuk setiap desa dan santunan Rp 1 juta per bulan bagi warga miskin. "Jangan sampai janji-janji yang bagus ini tidak terealisasi," katanya.
http://www.tempo.co/read/news/2014/1...i-JK-Dibukukan



Belum 24 jam Janji Jokowi ttgt Pembangunan Gedung Baru DPR:
Disebut Setujui Pembangunan Gedung Baru DPR, Jokowi: Tanya Dewan
Minggu, 26/04/2015 17:12 WIB

Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto mengatakan bahwa rencana pembangunan gedung baru DPR sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rencananya peletakan batu pertama akan dilakukan pada 16 Agustus 2015 usai pidato Presiden mengenai nota keuangan.

Sayang ketika dikonfirmasi mengenai rencana pembangunan gedung baru DPR tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan menjawab. "Tanyakan ke ketua dewan," kata Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma sebelum bertolak ke Malaysia, Minggu (26/4/2015).

Jokowi pun menyarankan kepada juru warta agar setiap kegiatan ditanyakan ke pejabat terkait. "Kalau kegiatan menteri tanya ke menteri, kalau dewan tanyakan ke ketua dewan. Saya ndak hapal," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Saat terus ditanya tentang rencana pembangunan gedung baru DPR tersebut, Jokowi tetap memberikan jawaban yang sama.
"Tanya ke dewan, saya nggak hapal," kata dia.

Sebelumnya Setya Novanto mengatakan bahwa pembangunan gedung baru DPR itu dilakukan untuk mengatasi keterbatasan ruangan yang saat ini terjadi. Selain untuk ruang kerja, nantinya juga akan dibangun museum, research center, dan perpustakaan.
http://news.detik.com/read/2015/04/2...wi-tanya-dewan

-----------------------------

Memang lidah dibikin tak bertulang kok, makanya apa sih sulitnya kalau cuman sekedar memberikan janji?



Link: http://adf.ly/1FqM9b

Blog Archive