Monday, May 4, 2015

|Darurat Pedo| Oknum Guru Pengajian Dikirim ke RSJ


SODOMI SANTRI
Oknum Guru Pengajian Dikirim ke RSJ
4 Mai 2015 - 23.31 WIB > Dibaca 441 kali Print | Komentar


ACEH UTARA (RIAUPOS.CO) - Oknum guru pengajian berinisial AF (35) asal Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, diduga telah dibawa masuk keluarganya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Banda Aceh. Ustad inipun belum diperiksa polisi atas laporan santrinya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polres Aceh Utara, pada Senin (27/4/2015), terkait dugaan sodomi.

"Dari hasil pengembangan petugas, AF, sudah dibawa masuk ke rumah sakit jiwa oleh keluarganya, sekitar satu hari sebelum santrinya melaporkan kejadian dugaan sodomi ini ke Polres," kata Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kasat Reskrim AKP Mahliadi, kepada Rakyat Aceh, Ahad (3/5/2015).

Mahliadi menyebutkan, pihaknya telah melayangkan surat ke pihak rumah sakit jiwa agar melakukan tes kejiwaan terhadap, AF. Dua personel polisi telah ditugaskan untuk mengawasi sedari menunggu hasil pemeriksaan kejiwaaan sang ustad apakah benar mengalami gangguan jiwa atau tidak.

Guru pengajian sekaligus pimpinan sebuah pesantren itu dilaporkan empat santrinya pada 27 April 2015, ke unit PPA Polres Aceh Utara atas dugaan sodomi. Dugaan sodomi itu bukan kali pertama dilaporkan santrinya.

Pada akhir 2013 dua santri lain juga mempolisikan sang ustad, tetapi kasus itu masih tahap kasasi di Mahkamah Agung, Jakarta, sampai sekarang. Untuk sekadar diketahui, pada 5 September 2014, Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara memvonis 7 tahun penjara plus denda Rp70 juta karena didakwa menyodomi dua santri laki-laki yang masih di bawah umur.

Kemudian AF mengajukan banding dan oleh Pegadilan Tinggi Banda Aceh, terdakwa juga dinyatakan bersalah. Tak terima putusan tersebut, AF pun mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung di Jakarta.

Terungkapnya kasus ini setelah sesama santri yang menjadi korban saling bercerita, hingga akhirnya satu di antara korban memberitahukan orang tuanya, pada Sabtu 25 April 2015. Setelah kejadian ini diketahui oleh orang tua masing-masing, maka pada Senin (27/4/2015) lalu, keempat santri yang masih di bawah umur dan berasal dari Kecamatan Baktiya, didampingi orang tuanya melaporkan, AF, ke Polres Aceh Utara.

Keempat santri tersebut sebelumnya mondok di pesantren yang dipimpin terlapor. Dugaan sodomi itu dilakukan AF terhadap santrinya ada yang berulang-ulang kali antara 3 hingga 5 kali. Dan kasus terkahir terjadi pada pertengahan Maret 2014.

Code: http://www.riaupos.co/69807-berita-oknum-guru-pengajian-dikirim-ke-rsj.html


Alasan baru teroris pedo selain khilaf: GILA.

Link: http://adf.ly/1GGlGn

Blog Archive